Categories: Nasional

Mendag Yakin Subsidi Minyak Goreng Curah Terpenuhi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan bahwa saat ini tidak akan ada mekanisme DMO (domestic market obligation) dan DPO (domestic price obligation) untuk mengatur penyebaran minyak goreng di pasaran.

DMO adalah mewajibkan seluruh produsen minyak goreng yang akan melakukan ekspor untuk mengalokasikan 30 persen dari volume produksinya untuk kebutuhan dalam negeri. Sementara DPO mengatur harga minyak sawit mentah (CPO) di Tanah Air.

"Hari ini akan keluar Permendag-nya dalam 5 hari akan berlaku. Nggak ada lagi DMO," kata Mendag Lutfi di Pasar Senen, Jakarta Pusat (17/3).

Dua kebijakan tersebut nantinya akan diganti melalui intensifikasi pungutan eskpor dan bea keluar untuk eksportir. Menurutnya dengan kebijakan ini, para pengusaha CPO akan lebih memilih menjual di dalam negeri.

"DMO diganti dengan mekanisme pajak. Jadi kalau pajaknya gede orang kan akan jualnya di dalam negeri dibanding ke luar negeri," tambahnya

Diketahui bahwa pemerintah akan menaikkan pungutan eskpor serta bea keluar menjadi 675 dolar AS per metrik ton atau naik 80 persen, yang sebelumnya adalah 375 dolar AS per metrik ton. Selisih kenaikan akan dialihkan ke Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk subsidi minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 per liter.

"Semua akan menggunakan mekanisme pasar dan akan dikerjakan melalui subsidi dari BPDPKS, jadi mestinya disparitas harga tidak terlalu tinggi dan barang ada di ritel modern," tutup Lutfi.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

9 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

9 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

10 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

10 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

10 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

10 jam ago