Categories: Nasional

AS Ragukan Klaim Rusia soal Penarikan Pasukan dari Ukraina

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Amerika Serikat memperkuat pernyataan NATO bahwa Rusia belum menarik mundur pasukan dari Ukraina. Justru Rusia disebut AS menambah 7 ribu lagi pasukan di perbatasan Ukraina.

Sebanyak 7.000 tentara ditambah ke perbatasan dalam beberapa hari terakhir, termasuk beberapa yang tiba pada Rabu (16/2). Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior dalam pemerintahan Presiden AS Joe Biden tanpa memberikan bukti.

Kementerian Pertahanan Rusia sebelumnya pada Rabu (16/2) mengumumkan berakhirnya latihan militer Krimea, tulis kantor berita AFP. Kementerian pertahanan Rusia membagikan video peralatan dan pasukan militer Rusia yang meninggalkan Krimea. Langkah itu dilakukan setelah Moskow mengatakan bahwa beberapa pasukannya kembali ke pangkalan. Itu menunjukkan pendinginan ketegangan mengenai masalah Ukraina.

Akan tetapi, AS mengungkapkan bahwa Rusia justru menambah 7 ribu tentara lagi di dekat perbatasan Ukraina. AS memperingatkan itu meski Kremlin mengumumkan bahwa pasukan ditarik kembali dari wilayah tersebut.

Rusia telah memobilisasi lebih dari 150 ribu tentara di timur, utara dan selatan Ukraina, menurut perkiraan Barat. Seorang pejabat senior pemerintah AS mengatakan negara Barat mendeteksi bahwa Rusia telah meningkatkan kekuatannya di dekat Ukraina sebanyak 7.000 tentara.

AS mengatakan Rusia sengaja mengarang cerita untuk digunakan sebagai dalih invasi. Selama dua hari terakhir, Rusia telah mengatakan bahwa mereka menarik kembali pasukan dari perbatasan Ukraina.

Akan tetapi, klaim itu ditolak oleh NATO dan Barat sebagai alasan tidak berdasar. "Ini bisa terjadi, kami khawatir, kapan saja dan dunia harus siap untuk itu. Ini bisa melibatkan klaim tentang aktivitas militer Ukraina di Donbas, klaim palsu tentang aktivitas AS atau NATO di darat di laut atau udara, bahkan klaim serangan Ukraina atau NATO ke wilayah Rusia," kata Juru Bicara Departemen Luar Negeri Ned Price.

Sebelumnya, NATO meragukan sikap Rusia yang mengklaim sudah menarik mundur pasukannya dari perbatasan dengan Ukraina. NATO mendesak Rusia untuk membuktikan bahwa Rusia memang benar menarik kembali pasukan dari sekitar perbatasan Ukraina.

Sekjen aliansi militer itu justru melihat ada tanda-tanda bahwa Moskow mengumpulkan lebih banyak pasukan di dekat tetangganya meski ada klaim penarikan mundur. Maka bukan hanya klaim sepihak saja.

"Masih harus dilihat apakah ada penarikan mundur oleh Rusia. Apa yang kita lihat adalah bahwa mereka telah meningkatkan jumlah pasukan, dan lebih banyak pasukan sedang dalam perjalanan," kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg seperti laporan Al Jazeera.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

85.425 Kendaraan di Kuansing Nunggak Pajak, Total Tunggakan Tembus Rp20,7 Miliar

Sebanyak 85.425 kendaraan di Kuansing tercatat menunggak pajak dengan total Rp20,7 miliar. Pemilik kendaraan diminta…

19 jam ago

Revitalisasi Pasar Bawah Mangkrak, Wako Pekanbaru Minta Maaf ke Pedagang

Revitalisasi Pasar Bawah Pekanbaru baru mencapai 60 persen meski ditargetkan selesai 2025. Wako minta maaf…

21 jam ago

Parkir di Halaman Minimarket Ditagih Rp15 Ribu, Jukir Liar Kabur Saat Didatangi Petugas

Jukir liar diduga meminta tarif parkir Rp15 ribu di Jalan Sudirman Pekanbaru. Dishub turun tangan…

21 jam ago

77 Peserta Lolos ke Tahap Wawancara Seleksi Kepala Sekolah di Inhu, Pendaftarnya Ternyata Minim

Sebanyak 77 peserta mengikuti uji kompetensi seleksi kepala sekolah TK, SD, dan SMP Negeri di…

21 jam ago

Malam Ini! Habib Syech Hadir di Masjid Raya Annur, Warga Diajak Ramaikan Riau Bershalawat

Riau Bershalawat bersama Habib Syech digelar Senin malam di Masjid Raya Annur Pekanbaru. Masyarakat dan…

22 jam ago

Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2026: Pertamax Turbo Turun Rp1.000 per Liter

Harga BBM non-subsidi Pertamina turun mulai 1 Agustus 2026. Pertamax Turbo, Pertamax, dan Pertamax Green…

23 jam ago