Categories: Nasional

78 WNI di Kapal Diamond Princess Enggan Pulang

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Indonesia memastikan 78 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kapal pesiar Diamond Princess negatif virus corona. Meski begitu, mereka masih harus menjalani karantina di dalam kapal selama 14 hari sampai 19 Februari mendatang. Tentu saja bersama penumpang lainnya.

Selepas masa karantina, semua penumpang yang negatif virus corona diizinkan pulang ke negaranya masing-masing. Termasuk 78 WNI tersebut. Namun, kemungkinan 78 WNI itu belum akan pulang ke tanah air.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto menjelaskan sejauh ini kondisi 78 WNI sehat dan baik-baik saja. Kabar terakhir, kapal tersebut sudah mulai merapat ke pelabuhan Yokohama.

"Sudah ya, mereka sudah mulai merapat ke pelabuhan. Kalau sebelumnya kan belum boleh turun dari kapal," kata Yurianto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (17/2).

Menurutnya, pihak KBRI maupun Kementerian Luar Negeri sudah bertanya kepada para WNI rencana selanjutnya. Apakah mau pulang ke tanah air atau ada pilihan lain. Namun, ada alasan yang sensitif di antaranya menyangkut kontrak kerja dengan kapal. Sebab 78 WNI itu merupakan awak kapal pesiar tersebut.

"Mereka juga enggak mau putuskan kontrak kerjanya begitu saja. Bukan hal yang mudah memutuskan untuk pulang," jelasnya.

Oleh karena itu, kata Yurianto, pemerintah Indonesia akan memfasilitasi kesepakatan WNI dengan pihak perusahaan kapal pesiar. Semuanya akan didampingi oleh KBRI.

"Kami akan ikuti bagaimana kesepakatan mereka dengan perusahaan. Yang penting semuanya sehat ya," jelasnya.

Yurianto memastikan andai mereka memilih untuk pulang, semuanya sudah tak akan lagi dikarantina di tanah air. Semuanya sudah selesai dilakukan di Jepang.

"Sudah, enggak ada karantina-karantina lagi. Kan sudah selesai di Jepang," tegasnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Aspal Terakhir 1992, Jalan Poros di Kecamatan Bantan Pulau Bengkalis Kian Memprihatinkan

Sejumlah jalan poros di Pulau Bengkalis rusak parah dan berlubang dalam. Warga mendesak Pemkab Bengkalis…

10 menit ago

Ratusan Keluarga di Meranti Pilih Mundur dari Bansos

Di tengah tingginya angka kemiskinan, 280 keluarga di Kepulauan Meranti memilih mundur dari penerima bansos…

22 menit ago

Pelaku Tabrak Pekerja Marka Jalan Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka, Terancam 6 Tahun Penjara

Seorang pekerja marka jalan tewas ditabrak minibus di Pekanbaru. Pengemudi yang lalai dan sempat kabur…

36 menit ago

SUV Premium Mitsubishi Destinator Makin Pintar dengan Mitsubishi Connect

Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…

17 jam ago

Rumah Sehat Fohow Resmi Dibuka di Pekanbaru, Hadirkan Terapi Meridian TCM

Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…

17 jam ago

Keren! Tim Mahasiswa PCR Wakili Asia Pasifik di AAKRUTI Global Texas

Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…

17 jam ago