wujudkan-sekolah-berbudaya-lingkungan
BENGKALIS (RIAUPOS.CO) – Guna mewujudkan sekolah berbasis lingkungan dan berbudaya menuju adiwiyata, SMPN 5 Siak Kecil, Bengkalis melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan LSM Bahtera Melayu, di SMPN 5 Siak Kecil, Sabtu (15/1).
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Eksekutif LSM Bahtera Melayu, Defitri Akbar didampingi Sekretaris Eksekutif Khairul Saleh dan Kepala SMPN 5 Siak Kecil, Bengkalis Rahmen SPd. Juga turun menyaksikan Korwilcam Pendidikan Kecamatan Siak Kecil, H Soim dan majlis guru serta Komite sekolah, Gunter.
Direktur LSM Bahtera Melayu Defitri Akbar menyampaikan, ucapan terima kasih dan bangga karena SMPN 5 ini ingin mewujudkan sekolahnya sebagai sekolah Program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS), dalam rangka menjadikan sekolah yang bersertifikat Adiwiyata untuk tingkat Kabupaten sampai jenjang yang lebih tinggi.
Menurutnya, program ini sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup, tentang Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah dan Penghargaan Adiwiyata.
Pria yang akrab disapa Dedek ini mengatakan, LSM Bahtera Melayu akan membantu memberikan motivasi dan pembinaan sosialisasi tentang bagaimana cara untuk mempersiapkan sekolah SMPN 5 tersebut menjadi sekolah yang berbudaya lingkungan hidup yang asri,serta memberikan edukasi kepada anak anak tentang pelestarian lingkungan dalam upaya mencapai sekolah adiwiyata.
Pihaknya berharap nota kesepakatan bersama ini bisa berjalan dengan baik ke depannya dan berharap agar semua komponen sekolah maupun orang tua siswa, ikut serta mendukung komitmen yang kuat demi tercapai apa yang akan dilakukan. Pihaknya berharap tidak hanya selesai dengan MoU saja namun proses penerapan di lapangan harus sama sama dipantau dan di jalankan.
Sedangkan, Kepala SMPN 5 Siak Kecil, Bengkalis Rahmen SPd juga berharap, pembinaan yang dilakukan oleh LSM ini menjadi cambuk yang memotivasi stakeholder sekolah yang berada di Siak Kecil dan tepatnya di desa Lubuk Gaung. "Kami sangat berterima kasih kepada Bahtera Melayu yang sudi melakukan pembinan kepada sekolah kami dan mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bermanfaat bagi sekolah dan juga masyarakat," ujar Rahmen.
Dalam kesempatan itu, LSM Bahtera Melayu mensosialisasikan penghargaan adiwiyata, termasuk cara mengisi kuesioner dan folder yang harus dilengkapi oleh pihak sekolah. Juga menghimbau agar keterlibatan semua pihak sedapat mungkin dilakukan MoU seperti dengan Korwilcam, Puskesmas, Kepolisian, pihak Desa, PKK, KUA dan lain-lain sebagai penunjang program tersebut.(ksm)
Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…
Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…
Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…
Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…
Prof Daeng Ayub dikukuhkan sebagai guru besar Unri dan menyoroti kepemimpinan pendidikan abad 21 yang…
Layanan cuci darah RSD Madani Pekanbaru selalu penuh sejak diluncurkan. Rumah sakit berencana menambah 20…