pintu-kaca
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Suatu hari Laila baru siap mengikuti acara di sebuah hotel. Ia kala itu sedang tidak memakai kacamatanya karena rusak. Padahal matanya sudah minus 2.
Saat hendak keluar, ia melihat pintu kaca. Ia berjalan menuju pintu tersebut. Ia mengamati pintu itu secara saksama, khawatir jika ia akan berbuat sesuatu hal yang memalukan.
Setelah mengamati secara saksama ia memutuskan untuk membuka pintu kaca tersebut. Namun, setelah ia membuka pintu ia Pintu Kaca justru ditertawai oleh sekuriti.
Bagaimana tidak, ia memilih membuka salah satu daun pintu, padahal daun pintu di sebelahnya terbuka lebar.
"Aman, Mba," kata sekuriti tersebut.
"Alamak…! Bikin malu aja. Mana nggak kelihatan kalau pintu satunya sudah terbuka," ujarnya dalam hati menahan rasa malu.(anf)
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.