Categories: Nasional

Siapkan 500 Alat Sadap Transaksi KeuanganÂ

BATAM (RIAUPOS.CO) — Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam menargetkan akan memasang lagi 500 alat penyadap atau pencatat transaksi keuangan (tapping box) di 2020 mendatang. Jumlah itu akan menambah daftar tapping box yang telah dipasang di ratusan wajib pajak (WP), yang dinilai berhasil mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam.

"Yang sudah terpasang hingga kini ada 519 alat. Dari jumlah ini, tahun 2019 kita hanya bisa memasang 100 alat," kata Kepala BP2RD Kota Batam, Raja Azmansyah.

Ia menyebutkan, alat-alat ini terpasang pada mesin kasir pada kegiatan usaha wajib pajak, seperti hotel, restoran, hiburan dan parkir. Menurut dia, target 500 tapping box tahun depan akan terwujud jika penyedia alat yakni bank mitra Pemko Batam, mampu menyediakan alat yang dibutuhkan tersebut.

"Kan kita punya perjanjian kerja sama terpasang 1.500 unit sampai tahun 2021, mudah-mudahan dapat terealisasi. Kalau total wajib pajak kita 1.600 lebih," imbuhnya.

Pemasangan alat ini dinilai punya andil meningkatkan pendapatan daerah. Tiga dari empat sumber pajak yang terpasang tapping box yakni hotel, restoran, dan tempat hiburan, mengalami kenaikan pendapatan. Itu bisa dilihat dengan perbandingan capaian pajak periode Januari hingga September tahun 2018 dibanding 2019.

Untuk pajak hotel, periode januari-September 2018 mencatatkan pendapatan Rp79,618 miliar, periode yang sama tahun 2019, mencapai Rp91,303 miliar atau naik 14,68 persen. Perbandingan periode yang sama pada pajak restoran, naik drastis dari Rp50,865 miliar menjadi Rp83,861 miliar atau naik 64,87 persen. Pajak hiburan juga naik dari Rp22,178 miliar menjadi Rp30,079 miliar atau 35,62 persen.

Sementara itu, pajak parkir justru mengalami penurunan. Periode Januari hingga September 2018 mencapai  Rp8,371 miliar, namun periode yang sama tahun 2019 hanya mendapatkan Rp6,790 miliar atau turun 18,89 persen.

"Pengaruhnya yakni penerapan drop off (bebas biaya parkir untuk menurunkan penumpang) 15 menit, ini yang tahun depan kami akan evaluasi," pungkas Raja.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

2 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

3 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

4 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

2 hari ago