Categories: Nasional

Investasi Capai Rp12,67 T, Riau Peringkat Kedua

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PROVINSI Riau menorehkan prestasi pada Triwulan II-2025 dengan mencatatkan realisasi investasi sebesar Rp12,67 triliun. Capaian ini menempatkan Riau pada peringkat ke-11 secara nasional dan peringkat ke-2 di Pulau Sumatera.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Asep Riyadi mengatakan, dengan capaian tersebut, membuktikan bahwa Provinsi Riau menjadi salah satu magnet utama bagi para penanam modal di Indonesia. Ia juga menyebutkan, bahwa tingginya angka investasi tersebut telah memberikan dorongan signifikan bagi perekonomian daerah.

“Tren investasi ini menunjukkan adanya kepercayaan investor terhadap potensi Riau, khususnya di sektor pertanian, industri pengolahan, dan konstruksi,” ujarnya.

Asep menjelaskan, peningkatan investasi tercermin pada pertumbuhan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang mencapai 2,47 persen secara tahunan.

“PMTB, yang merepresentasikan aktivitas investasi fisik, mengalami lonjakan seiring meningkatnya pengadaan semen, impor pupuk dari luar negeri, serta perbaikan indeks nilai konstruksi dibanding periode sebelumnya,” sebutnya.

Menurutnya, hal ini menjadi indikasi bahwa modal yang masuk benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur dan kapasitas produksi. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan 4,38 persen pada triwulan ini.

Pertumbuhan tersebut, kata Asep, didukung oleh berjalannya program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meningkatnya pasokan pupuk yang berdampak pada produksi padi, hasil peternakan, dan perikanan. “Dengan lahan yang luas dan sumber daya alam yang melimpah, sektor ini bukan hanya menjamin ketahanan pangan, tetapi juga berpeluang besar untuk memperluas pasar ekspor,” tuturnya.

Di sisi lain, sektor industri pengolahan tumbuh 2,36 persen, terutama berkat meningkatnya produksi kelapa sawit, minyak mentah kelapa sawit (CPO), dan produk turunannya.

Asep menilai potensi hilirisasi di sektor ini sangat besar, mulai dari pengembangan industri oleokimia, biodiesel, hingga produk makanan dan minuman berbasis bahan baku lokal. “Investasi di sektor ini mampu menciptakan nilai tambah yang tinggi, sekaligus menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar,” jelasnya.

Sementara itu, sektor konstruksi juga mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 4,55 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan pengadaan semen dan material bangunan, serta realisasi proyek-proyek strategis seperti pembangunan jalan tol, pelabuhan, dan kawasan industri.

Menurut Asep, pembangunan infrastruktur yang masif menjadi salah satu alasan investor semakin melirik Riau sebagai basis produksi dan distribusi.

“Ketersediaan infrastruktur yang memadai akan mempermudah arus barang dan jasa, sehingga menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif,” ucapnya.

Meski demikian, Asep mengakui bahwa masih terdapat tantangan yang harus dihadapi. Pengeluaran konsumsi pemerintah mengalami kontraksi 7,41 persen pada triwulan ini, sementara sektor pertambangan tertekan dengan penurunan produksi minyak mentah dan batubara sebesar 0,10 persen.

“Kondisi ini menjadi pengingat bahwa diversifikasi ekonomi mutlak diperlukan agar Riau tidak terlalu bergantung pada komoditas tertentu,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan, pemerintah daerah perlu mempercepat proses perizinan, memberikan insentif bagi pelaku usaha, dan memastikan realisasi proyek strategis berjalan sesuai rencana.

“Momentum ini harus dijaga. Jika pemerintah, pelaku usaha, dan investor bisa bersinergi, pertumbuhan ekonomi Riau akan semakin merata dan berkelanjutan di masa depan,” kata Asep.

“Dengan posisi geografis yang strategis di jalur perdagangan internasional, kekayaan sumber daya alam yang melimpah, serta pembangunan infrastruktur yang terus berkembang, Riau diproyeksikan tetap menjadi salah satu destinasi investasi paling menjanjikan di Indonesia untuk beberapa tahun mendatang,” sebutnya.(sol)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru






Reporter: Soleh Saputra

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

SUV Premium Mitsubishi Destinator Makin Pintar dengan Mitsubishi Connect

Mitsubishi Destinator kini dilengkapi Mitsubishi Connect yang memungkinkan pemilik memantau dan mengendalikan kendaraan lewat smartphone…

12 jam ago

Rumah Sehat Fohow Resmi Dibuka di Pekanbaru, Hadirkan Terapi Meridian TCM

Rumah Sehat Fohow resmi dibuka di Pekanbaru dan menghadirkan terapi Meridian berbasis Traditional Chinese Medicine…

12 jam ago

Keren! Tim Mahasiswa PCR Wakili Asia Pasifik di AAKRUTI Global Texas

Empat mahasiswa PCR tergabung dalam Tim Darnakel menjadi satu-satunya wakil Indonesia dan Asia Pasifik di…

12 jam ago

Fordismari Kritik Penunjukan Pj Sekda Kampar, Ini Tuntutannya

Fordismari menggelar aksi di Kantor Bupati Kampar menolak penunjukan Ardi Mardiansyah sebagai Pj Sekda dan…

12 jam ago

Diduga Terlibat Narkoba, Kades Koto Tandun Ditangkap Polisi

Kepala Desa Koto Tandun diamankan polisi terkait dugaan kasus narkoba. Pemkab Rohul memastikan pelayanan pemerintahan…

13 jam ago

PSMTI Riau Perkenalkan Ketua Baru kepada FPK Riau

PSMTI Riau menggelar pertemuan dengan FPK Riau untuk memperkenalkan Lindawati sebagai ketua baru dan memperkuat…

13 jam ago