Categories: Nasional

Kepala SMP Se-Inhu Ajukan Pengunduran Diri

Assalamualaikum Kadisdikbud Kabupaten Inhu. Apa benar, sejumlah kepala sekolah ada yang mengundurkan diri. Apakah hal ini tidak mengganggu proses belajar di masa pandemi Covid-19 ini?

085271227XXX

RENGAT (RIAUPOS.CO) –Dunia pendidikan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diterpa oleh mundurnya puluhan kepala sekolah tingkat SMP dari jabatannya. Bahkan pengunduran diri kepala sekolah tersebut bersamaan dengan dimulainya tahun pelajaran baru 2020/2021.

Hanya saja, surat pengunduran diri kepala sekolah tersebut belum ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Inhu. "Benar, ada 64 orang kepala SMP Negeri se Kabupaten Inhu ajukan pengunduran diri," ujar Plt Kadisdikbud Kabupaten Inhu Ibrahim Alimin SKM MPH, Rabu (15/7).

Surat pengunduran diri kepala SMP tersebut disampaikan kepada Disdikbud Kabupaten Inhu pada Selasa (14/6) kemarin. Bahkan pada Selasa kemarin, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu telah memberikan izin untuk memulainya sekolah dengan pola tatap muka diawal tahun pelajaran baru ini. Karena sekitar empat bulan lalu siswa belajar dari rumah.

Menurut Ibrahim, pengunduran diri kepala SMP dibubuhi materai 6000. Bahkan, surat pengunduran diri tersebut dikumpulkan dalam map warna merah dan diantarkan ke kantor Disdikbud Kabupaten Inhu.  Belum diketahui secara pasti penyebab pengunduran diri kepala SMP tersebut. Hanya saja, Ibrahim menyebutkan sesuai dengan isi surat yang disampaikan bahwa, para kepala sekolah merasa tidak tenang dan nyaman dalam menjalankan tugas.

Salah satu penyebab ketidaknyamanan itu akibat tertekan dalam pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Menurut info di lapangan menyebutkan bahwa dalam mengelola dana BOS para kepala sekolah hanya memegang petunjuk teknis dari pusat.

Namun kendalanya kepala sekolah tidak memegang turunannya. Sehingga dalam pengelolaan dana BOS, para kepala sekolah sering disalahkan.

"Mereka juga meminta agar ditugaskan kembali sebagai guru biasa," sambungnya. Sehingga di dalam surat pernyataan pengunduran diri tersebut, sebagian besar para kepala sekolah itu ikut melampirkan SK pengangkatan sebagai kepala sekolah. "Pengunduran diri ini akan dibahas ditingkat Disdikbud," terangnya.(kas)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

15 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

15 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

16 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

1 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

1 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

1 hari ago