Categories: Nasional

Aktifkan Pos Siskamling

ROKAN HULU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) mengharapkan  kepala desa beserta perangkat se Kabupaten Rohul, untuk dapat mengaktifkan kembali pos sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di tengah masyarakat di wulayah kerjanya.    

Dengan tujuan, selain dapat mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan dan peredaran narkoba di  Rohul yang sudah sangat mengkhawatirkan. Karena peredaran narkoba sudah sampai ke pedesaan yang ada di daerah yang di juluki Negeri Seribu Suluk.

Mengingat, Rohul salah satu kabupaten di Riau sebagai pintu masuk narkoba terutama dari arah utara. Pernyataan tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda)  Rohul H Abdul Haris SSos MSi menjawab Riau Pos, Ahad, (15/3), terkait keresahan masyarakat peredaran narkoba ke pedesaan.

Diakuinya, peredaran narkoba yang dilakukan oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab itu, saat ini sudah sampai ke pedesaan, dan sangat meresahkan bagi orang tua. Karena dapat merusak generasi penerus bangsa.

Karena bila generasi muda Rohul memiliki prestasi yang gemilang, namun akibat mengkonsumsi Narkoba, prestasi yang diraihnya akan sirna kedepan.

"Kalaupun kita memiliki generasi muda berprestasi, jika sudah disusupi narkoba itu akan habis masa depan dan cita-citanya. Memberantas narkoba adalah tugas bersama, tidak hanya menjadi tanggungjawab aparat keamanan, tapi masyarakat harus berperan aktif jangan sampai ada penyalahgunaan narkotika di daerah yang kita cintai ini," ujarnya.

Sekda mengimbau pejabat pemerintahan di  Rohul untuk tidak terlibat dalam peredaraan maupun mengkonsumsi Narkoba. "Untuk membrantas narkoba merupakan tugas yang sangat berat. Semua komponen masyarakat, tidak saja pemerintah, baik organisasi masyarakat, aparat hukum dan tokoh masyarakat harus bertekad bersama-sama melawan narkoba," sebutnya.

Haris mengatakan, bila seluruh komponen masyarakat mempunyai tekad bersama, narkoba pasti akan bisa diberantas. "Dimulai dari elemen masyarakat dan pemerintah, aparat penegak hukum organsiasi masyarakat, pemuda dapat melakukan edukasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui tentang bahaya narkoba itu," jelasnya.

Diakuinya, dengan menggalakkan siskamling, untuk mengawasi perederan narkoba di lingkungan masyarakat. Masyarakat ikut andil mengontrol dan awasi warga baru yang mencurigakan datang ke wilayahnya yang dicurigai merupakan sindikat narkoba atau pelaku kejahatan, dan segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat.(adv)

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

SE Bupati Kuansing Ditempel, Satpol PP Pantau Kafe dan Kedai

Satpol PP Kuansing patroli hari pertama Ramadan, pastikan rumah makan di Teluk Kuantan tutup hingga…

13 jam ago

27 Calon Jemaah Haji Riau Tunda Berangkat 2026, Ini Penyebabnya

Sebanyak 27 calon jemaah haji Riau menunda atau batal berangkat 2026 karena faktor kesehatan dan…

15 jam ago

Jalintim KM 75 Pangkalankerinci Ditimbun, Sistem Buka Tutup Masih Berlaku

Penimbunan Jalintim KM 75 Pangkalankerinci selesai 300 meter, sistem buka tutup masih berlaku hingga proyek…

16 jam ago

Ramadan di Balik Jeruji, Napi Salat Berjamaah di Samping Kepala Lapas

Ratusan napi Lapas Kelas IIA Pekanbaru khusyuk salat Tarawih bersama Kalapas pada malam pertama Ramadan…

17 jam ago

Corporate Gathering Ramadan, Grand Zuri Duri Tawarkan Kuliner Khas Indonesia

Grand Zuri Duri gelar Corporate Gathering Ramadan 2026, perkenalkan konsep “Sajian Nusantara” untuk berbuka puasa.

17 jam ago

PTPN IV Rawat Kearifan Lokal, Balimau Kasai Jadi Simbol Harmoni

PTPN IV Regional III dukung tradisi Balimau Kasai di Tandun, Rokan Hulu, sebagai wujud pelestarian…

20 jam ago