Categories: Nasional

Kondensat Disidang, Honggo Masih Buron

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Kasus dugaan korupsi kondensat telah sampai meja hijau. Namun, salah seorang terdakwa Honggo Wendratno belum juga tertangkap. Polri memastikan telah mengirimkan red notice ke semua negara.

Honggo sejak menjadi tersangka pada 2018 lalu memang begitu licin. Sekali pun Honggo tidak pernah hadir dalam pemeriksaan. Saat mencoba memeriksanya, Honggo memberitahukan bahwa sedang sakit di Singapura. Bahkan, Polri menyebut bahwa Honggo dioperasi karena sakit jantung.

Namun, setelah operasi tersebut, Honggo tetap tidak menunjukkan batang hidungnya. Hingga pada awal 2019 mulailah Polri kelabakan. Honggo kabur dan sudah tidak berada di Singapura. Pemerintah Singapura sempat membalas red notice ke Polri. Hanya penjelasan bahwa Honggo tak ada di negeri yang kerap menjadi pintu kabur buronan Indonesia itu.

Pertengahan Februari ini, kasus kondensat yang merugikan negara hingga Rp 38 triliun itu mulai disidang. Namun, hanya terdakwa Raden Priyono dan Djoko Harsono yang bakal mempertanggung jawabkannya. Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Daniel Tahi Monang Silitonga mengatakan bahwa memang red notice itu telah dikirim ke semua negara.

Namun, hingga saat ini belum ada informasi dimana keberadaan dari Honggo. ”Belum ada perkembangan,” tuturnya.  Pencarian masih terus dilakukan. Namun begitu, tentunya persidangan juga telah dimulai. Honggo tentunya akan menjalani sidang inabsentia atau sidang tanpa terdakwa. ”Tentunya, nanti tetap ada vonis,” ujarnya.

Untuk proses dua terdakwa, Polri telah menyerahkan sepenuhnya ke persidangan. Namun, Honggo tentunya masih menjadi pekerjaan rumah bagi penegak hukum. ”Apalagi, kasus ini kerugiannya begitu besar,” paparnya.(idr/jpg)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

18 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

21 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

21 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

3 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

3 hari ago