Categories: Nasional

Gelapkan Uang Perusahaan, Karyawan Disekap dan Disiksa

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Seorang karyawan berinisial MS, disiksa secara semena-mena dan  disekap oleh 3 orang pelaku di sebuah bangunan perkantoran di Pulomas, Jakarta Timur. Selain mendapat kekerasan, korban juga hanya diberi makan sekali dalam sehari oleh para pelaku.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, penyekapan terhadap MS terjadi cukup lama. Sekitar 1 pekan, terhitung sejak 7 Januari 2020. Dan korban baru bisa diselamatkan malam tadi, Rabu (15/1).

“Korban (MS) hanya dikasih makan sekali dalam hari sekali dan mendapatkan perlakukan kekerasan seperti dipukul dan disundut rokok,” kata Yusri saat dikonfirmasi, Kamis (16/1).

Dalam penyekapan ini, sebanyak 3 orang diamankan polisi. Yakni AP, JCS, dan AJ. Mereka diduga orang suruhan dari A yang saat ini sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasus ini diduga didasari adanya dugaan penggunaan uang perusahaan PT OHP oleh korban. Karena itu A naik pitam dan membawa 3 orang lainnya mencari korban ke daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Ketika korban ditemukan, aksi kekerasan langsung terjadi. A tak segan langsung memukul MS dengan tangannya. Serta menyundutnya dengan puntung rokok. Selanjutnya A menyuruh 3 orang yang menemaninya untuk menyekap MS.

“Atas perintah Andre yang saat ini DPO korban dibawa ke kantor PT OHP dan di sekap selama satu minggu,” jelas Yusri.

Sebelumnya, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penggerebekan sebuah bangunan yang diduga dijadikan tempat penyekapan. Lokasi penggerebekan di bangunan perkantoran Jalan Pulomas Barat IV, RT 6/13, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (15/1) malam.

“Ada 3 orang yang dilakukan pengamanan,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Suyudi Ario Seto.

Baik pelaku maupun korban dikatakan Suyudi merupakan karyawan PT OHP Pulomas, Jakarta Timur. Perusahaan tersebut bergerak di bidang event organizer.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

6 jam ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

9 jam ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

10 jam ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

1 hari ago

Pastikan UMK 2026 Dipatuhi, Pemko Pekanbaru Sidak Hotel dan Rumah Sakit

Disnaker Pekanbaru memperketat pengawasan UMK 2026 dengan menyidak hotel dan rumah sakit untuk memastikan gaji…

2 hari ago

Jelang Riau Pos Fun Bike 2026, Peserta Perorangan Tunjukkan Antusiasme Tinggi

Menjelang Riau Pos Fun Bike 2026, antusiasme peserta perorangan terus meningkat. Iven gowes massal ini…

2 hari ago