Categories: Nasional

Nekat Cabuli Bocah karena Keseringan Menonton Film Porno

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tersangka pencabulan terhadap anak perempuan berusia 6 tahun di salah satu masjid di wilayah Kecamatan Sukajadi, mengaku nekat melakukan aksinya karena sering menonton video porno.

Hal itu terungkap saat ekspos tindak pidana pencabulan yang dilakukan tersangka berinisial MH (24) di Mapolresta Pekanbaru, Senin (13/12) sore.

Tersangka sendiri juga merupakan salah seorang mahasiswa yang tengah menjalani studi di salah satu universitas di Mesir.

"Tersangka ke Pekanbaru untuk mengunjungi adiknya yang merupakan imam masjid di lokasi kejadian," ujar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Pria Budi, melalui Kasat Reskrim Kompol Juper Lumban Toruan saat memimpin ekspos.

Juper menyebut, motif tersangka melakukan aksinya akibat terpengaruh film porno. Saat itu ia melihat korban dan memanggilnya hingga melakukan aksi tidak senonoh tersebut kepada korban.

Tidak hanya itu, MH juga mengaku khilaf dan bersalah atas perbuatannya kepada anak perempuan yang masih berusia 6 tahun.

Diberitakan sebelumnya, MH (24) ditangkap usai dirinya ketahuan melakukan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur. Pria yang diketahui berstatus mahasiswa ini melakukan pencabulan terhadap anak perempuan yang masih berusia 6 tahun.

Mahasiswa ini melakukan pencabulan di sebuah masjid di Kecamatan Sukajadi, Sabtu (11/12) siang. Aksi tidak terpuji itu diketahui oleh orang tua korban setelah korban menceritakan kejadian kepada orang tuanya, kemudian dilaporkan ke polisi.

"Pelaku sudah kami amankan hari Sabtu kemarin, karena melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi, Ahad (12/12).

Kapolresta menjelaskan, awalnya korban sedang bermain di pekarangan masjid, tiba-tiba korban dipanggil oleh pelaku MH ke dalam masjid.

Kemudian korban di bawa masuk ke masjid, ketika itu korban dibawah ke saf salat pria. Di situlah pelaku MH melakukan aksi cabulnya terhadap korban.

"Setelah mencabuli korban, pelaku menyuruh korban pulang. Saat pulang itulah korban menceritakan apa yang sudah dilakukan oleh pelaku di dalam masjid," terang Kapolresta.

Orang tua sontak kaget mendengar pengakuan anaknya. Merasa tidak terima, orang tua korban langsung memanggil Ketua RT, RW setempat, lalu mendatangi masjid dan menemui pelaku.

Di masjid, pelaku MH nyaris jadi bulan-bulanan warga setempat. Beruntung Bhabinkamtibmas Polsek Sukajadi datang dan langsung mengamankan pelaku MH, kemudian dibawa ke Polresta Pekanbaru.

Diketahui pelaku baru tiga hari berada di Kota Pekanbaru. Pelaku merupakan seorang mahasiswa asal Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara yang tengah menjalani studi di salah satu universitas yang ada di Mesir.(dof)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

7 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

8 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

8 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

8 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

9 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

9 jam ago