Samakan Persepsi Pembangunan 2020-2024
SIAK (RIAUPOS.CO) — Bupati Siak Alfedri MSi bersama Forkopimda Kabupaten Siak menghadiri rapat koordinasi nasional (Rakornas) se-Indonesia di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor Jawa Barat, Rabu (13/11).
Rapat tersebut dilaksanakan dalam rangka menyamakan visi pembangunan 2020-2024 pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.
Bupati Siak Alfedri menyampaikan arahan Presiden Jokowi menekankan lima prioritas pembangunan nasional 2020-2024, yang harus meliputi prioritas utama pembangunan SDM. Di antaranya karakter pekerja keras yang dinamis, SDM terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, talenta global untuk diajak kerja sama.
Kemudian arahan presiden lanjut Alfedri, adalah terkait pembangunan infrastruktur yang perlu dihubungkan dengan kawasan produksi serta distribusi dan kawasan wisata, sehingga dapat mendongkrak lapangan kerja baru, serta pada akhirnya dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian rakyat.
"Bapak Presiden juga sempat menyinggung perlunya penyederhanaan regulasi dengan menerbitkan dua undang-undang besar, yaitu undang-undang cipta lapangan kerja dan pemberdayaan UMKM,"jelasnya.
Arahan lain sebut Alfedri, terkait penyederhanaan aturan investasi untuk lapangan kerja, prosedur perizinan dan birokrasi terlalu panjang yang perlu dipotong. "Termasuk soal kebijakan eselonisasi yang perlu disederhanakan menjadi dua level saja dan diganti dengan jabatan fungsional keahlian dan kompetensi," paparnya.(adv)
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…