Categories: Nasional

Telkom Siap Digitalisasi Taman Bukit Gelangang Dumai

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — General Manager Telkom Wilayah Riau Daratan Muhammad Yusuf menyatakan siap membuat Taman Bukit Gelanggang Dumai didukung teknologi digitalisasi.

Hal itu diungkapkannya saat menerima kunjungan Wali Kota Dumai H Paisal SKM Mars dan rombongan di Kantor Telkom Riau Daratan di Jalan Sudirman Pekanbaru, Jumat (15/10). Pembicaraan dalam pertemuan itu berlangsung hangat dengan diskusi-diskusi yang cukup intens.

Usai pertemua Wali Kota Dumai H Paisal SKM Mars kepada Riaupos.co mengatakan bahwa ia ingin Taman Bukit Gelanggang yang kini sebagai objek wisata Dumai gaungnya tidak hanya lokal, tetapi nasional hingga internasional. "Itulah sebabnya kami memandang perlu untuk melakukan kerja sama dengan Telkom terutama bagaiman taman itu jadi ikon Dumai yang lebih modern dan serba digital," ujar Wako.

Menurut Paisal, ditargetkan tiga bulan mendatang harapan ini sudah bisa terwujud. "November-Desember kita akan lakukan pertemua intens dan diskusi teknis dan kita harapkan Januari 2022 sudah bisa launching taman berteknologi digital itu," ujarnya.

Menurutnya selama ini taman itu sudah memiliki sarana fisik yang cukup lengkap dan mendukung sehingga dengan dukungan teknologi akan menjadi lebih menarik dan modern.

Menurut Wako taman itu sudah dibangun sejak 2013 dan terus berbenah. Awalnya Taman Bukit Gelanggang ini merupakan lapangan sepakbola yang kemudian dirapikan dengan pembangunan Tugu Reformasi di tahun 2009 oleh Pemerintah Kota Dumai. Setelah itu, pada tahun 2010 dilanjutkan dengan pembangunan air mancur dan jogging track. Saat ini, fasilitas penunjang lainnya adalah adanya wifi/hotspot di area Taman Bukit Gelanggang.

Bahkan saat ini perkembangannya juga semakin tampak. Sekarang sudah ada lapangan voli, basket, futsal. Uniknya lagi pendanaannya bukan dari APBD melainkan bantuan dari CSR perusahan yang ada di Dumai. Intinya sarana olahraga yang kini ada itu bagian dari kepedulian dari perusahaan yang beroperasi di Kota Dumai.

Wako ingin dengan pertemuan ini gema dari keberadaan taman yang menjadi ikon kota Dumai itu semakin terdengar dan juga didukung oleh sistem serba digitalisasi. GM Telkom Wilayan Riau Daratan Muhammad Yusuf mengatakan bahwa timnya siap.

"Telkom punya skema banyak. Apa saja aplikasi yang diperlukan oleh taman itu kita siap untuk mewujudkannya. Bagaimana menadikan taman itu didukung sistem full digital Januari 2022 adalah tantangan bagi kami untuk mewujudkannya. Semua transkasksi parkir hingga kuliner nantinya bisa dibuat serba digital," ujarnya lagi.

Menurutnya target yang kurang dari tiga bulan ini pihaknya akan melakukan cek lapangan dan mendisain skema digital apa yang cocok untuk diterapkan.

Laporan: Helfizon Assyafei (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

8 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kian Pekat, 2.220 Warga Pelalawan Terserang Penyakit ISPA

Dampak kabut asap karhutla di Pelalawan sebabkan 2.220 warga terserang ISPA. Pemkab Pelalawan menyiagakan posko…

8 jam ago

Kualitas Udara Memburuk, Kasus ISPA di Kabupaten Kampar Tembus 1.740 Pasien

Kualitas udara Bangkinang masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap karhutla. Dinkes Kampar mencatat…

9 jam ago

PSPS Pekanbaru vs Persiraja Banda Aceh: Momentum Asykar Bertuah Bangkit di Laga Kandang

Gagal meraih poin di laga pembuka, PSPS Pekanbaru fokus melakukan evaluasi total jelang laga kandang…

9 jam ago

Menggugah Selera, Grand Elite Hotel Pekanbaru Hadirkan Menu Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang

Grand Elite Hotel Pekanbaru menghadirkan promo menu nusantara Ayam Goreng Serundeng Sambal Bawang lezat buatan…

17 jam ago

Operasional 1.276 SPPG Dihentikan Sementara, BGN Pastikan Pasokan Makan Bergizi Gratis Tetap Aman

Badan Gizi Nasional menindak tegas 1.276 SPPG dengan menghentikan sementara operasionalnya akibat belum memenuhi kriteria…

18 jam ago