Categories: Nasional

Akhir 2020, Internet Jangkau Seluruh Indonesia

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Proyek "tol langit" melalui Palapa Ring berhasil dituntaskan setelah selesainya pembangunan di wilayah timur Indonesia. Kemarin (14/10), Presiden Joko Widodo meresmikan pengoperasian proyek yang digarap sejak 2015 tersebut di Istana Negara, Jakarta.

Palapa Ring merupakan proyek pembangunan jaringan serat optik nasional yang menjangkau seluruh kabupaten di Indonesia. Keberadaannya diharapkan akan merangsang perusahaan telekomunikasi membuka layanan ke daerah-daerah tertinggal. Sebab, mereka tak perlu membangun infrastruktur dasar jaringan dari nol yang memerlukan investasi besar.

Presiden Joko Widodo mengatakan, keperluan jaringan internet sudah tidak bisa ditawar. Sebab, dunia sudah berubah dari era analog ke era digital. Namun sayangnya, belum semua daerah memiliki aksesnya. Untuk itu, Palapa Ring dibangun untuk pemerataan akses internet.

"Pemerintah menyadari adanya ketimpangan yang tajam antar daerah dalam hal konektivitas digital," ujarnya.

Dengan adanya akses internet yang memadai, kepala negara berharap dapat memajukan pelayanan kesehatan dan pemerintahan, meningkatkan kualitas pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan menyusul terbukanya ekonomi digital. "Untuk memperkuat perdagangan, kita menghubungkan produk-produk UMKM ke jaringan pasar nasional, bahkan pasar global," tuturnya. Selain itu, telekomunikasi juga diharapkan dapat menyambungkan masyarakat satu daerah dengan daerah lainnya.

Meski demikian, ada juga tantangan yang perlu diantisipasi. Yakni potensi penyalahgunaan yang semakin luas. Mulai dari hoaks, ujaran kebencian, hingga kejahatan cyber.

Sementara itu, dalam peresmian kemarin, Jokowi melaksanakan video call dengan perwakilan di berbagai daerah.

Mulai dari Merauke, Sorong, Rote, Penajam Paser Utara, dan Sabang. Dalam kesempatan itu, Presiden menanyakan kualitas sinyal internet di masing-masing daerah.

Hasilnya, keluhan disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Yoseph Nae Soi. Menurut Yoseph, sebagian wilayah NTT khususnya di bagian selatan kualitasnya belum stabil.

"Jadi NTT itu singkatan dari nyalanya tidak tentu. Ada yang kuat, ada yang lemah Pak," ujarnya disambut tawa.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengakui jika Palapa Ring hanyalah infrastruktur dasar. (far/jrr)

Laporan: JPG

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Beroperasi Selama 31 Tahun, Mall Legendaris Plaza Citra Pekanbaru Tutup Permanen

Pusat perbelanjaan legendaris Plaza Citra Pekanbaru resmi menghentikan operasional secara permanen setelah 31 tahun melayani…

4 jam ago

16 Tahun Setia Mendampingi Dharma Loka, Coach Dewit Terapkan Ilmu DBL Camp 2025

Coach Dewit sukses mengaplikasikan ilmu dari DBL Camp 2025 untuk membenahi fundamental pemain hingga membawa…

5 jam ago

Kreatif dan Sarat Pesan Lingkungan, Penampilan Tim Dance SMA Stella Gracia Curi Perhatian

Tim dance SMA Stella Gracia Pekanbaru mencuri perhatian publik pada ajang Aqua DBL Dance 2026…

5 jam ago

Perkembangan Penggerebekan MP Club: Polda Riau Tetapkan 5 Tersangka, 3 Orang Dipulangkan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menetapkan lima orang tersangka, termasuk empat pekerja THM, terkait kasus…

5 jam ago

Raih 53 Suara di Sidang Senat, Prof Ahmad Fadli Terpilih Jadi Rektor UNRI Periode 2026-2030

Dekan Fakultas Teknik Prof Ahmad Fadli ST MT PhD resmi terpilih sebagai Rektor Universitas Riau…

16 jam ago

Banding Ditolak PT Riau, Abdul Wahid Resmi Layangkan Memori Kasasi ke Mahkamah Agung

Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid resmi mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung usai hukuman…

17 jam ago