Categories: Nasional

Berdayakan Warga, Ubah Sampah Plastik Jadi Paving Block

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) bekerja sama dengan Universitas Lancang Kuning (Unilak) membina dan mendampingi Bank Sampah Pematang Pudu Bersih (BS PPB) yang berada di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Rangkaian kegiatan yang sudah dilakukan antara lain studi banding ke Bank Sampah di Malang, Jawa Timur, sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan pembuatan kompos dan yang terbaru adalah pelatihan pembuatan paving block dari bahan baku sampah plastik.

Pelatihan paving block ini berlangsung di Bank Sampah Pematang Pudu Bersih Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis pada hari Selasa 4 Agustus 2020 dan langsung dipandu oleh Prama Widayat tim dosen Unilak.

Pelatihan tersebut bertujuan memanfaatkan sampah plastik yang selama ini terbuang dan tidak ada nilainya.

"Kalaupun mau dibentuk menjadi kerajinan tangan, hasilnya tidak bagus lagi. Sampah-sampah itu berupa kantong plastik atau bungkus makanan yang sudah robek, bungkus deterjen, label makanan dan minuman, styrofoam, sedotan plastik, botol minuman suplemen, atau puntung rokok. Semua itu hampir dikatakan tidak ada nilai jualnya di bank sampah. Sehingga, selama ini kurang diperhatikan dan cenderung mengotori lingkungan sekitar," kata dosen Unilak, Prama Widayat yang juga sebagai koordinator.

Menurutnya dengan begitu, Program Bank Sampah PT CPI dan Unilak berinisiatif memanfaatkan sampah-sampah tersebut untuk dijadikan paving block. Kegiatan pelatihan ini mengundang sekolah-sekolah yang menjadi mitra Bank Sampah Pematang Pudu Bersih di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan. Tampak juga hadir Sekretaris Camat Mandau, Lurah Pematang Pudu dan UPTD Persampahan Duri.

Untuk mencetak 1 paving block, dijelaskannya, butuh1 kg sampah plastik dan 2 ons pasir sebagai campurannya. Cara membuatnya ada dua opsi yang pertama, memasak di dalam dandang ukuran sedang dan kemudian masukkan sekitar 200 mililiter oli bekas.

Lantas, masukkan 1 kg plastik secara perlahan dan aduk hingga mencair semuanya sekitar 30 menit. Setelah mencair semuanya, masukkan pasir sebanyak 2 ons dan aduk secara merata, selanjutnya masukkan ke dalam cetakan yang sudah disediakan.

"Cetakan bisa berupa segi enam atau segi empat sebagaimana cetakan paving block," jelasnya.

Opsi cara kedua, sampah plastik sebanyak 1 kg tersebut dimasukkan dalam kuali besar dan dibakar langsung dalam kuali. Sampah tersebut dibakar perlahan-lahan sehingga nanti habis terbakar dan berbentuk seperti bubur.

"Kemudian campur dengan pasir sebanyak 2 ons sebagai campuran agar nantinya paving block tersebut tidak licin, dengan begitu sampah berhasil diberdayakan menjadi lebih bermanfaat," katanya.

Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Agung Toyota Buka Program Trade In New Hilux, Mobil Lama Bisa Ditukar

Agung Toyota membuka program trade in New Hilux di Riau. Konsumen dapat menukar mobil lama…

18 jam ago

Ribuan Pecinta Vespa Meriahkan Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis

Pawai Gebyar Scooter Lancang Kuning ke-16 di Bengkalis berlangsung meriah dengan peserta dari berbagai provinsi…

19 jam ago

SSB PTPN IV Regional III Juara Liga TOPSkor Riau, Siap Harumkan Nama Riau di Nasional

SSB PTPN IV Regional III juara Liga TOPSkor Pekanbaru 2026 dan berhak mewakili Riau pada…

19 jam ago

Galeri24 Pegadaian Tebar Promo Kicau, Diskon Emas Batangan hingga 19 Juli

Galeri24 Pegadaian menghadirkan Promo Kicau dengan diskon 1,5 persen untuk pembelian emas batangan selected item…

20 jam ago

ICW Temukan Dugaan Potensi Rente Triliunan dalam Proyek 80 Ribu Pikap Kopdes

ICW menyoroti pengadaan 80 ribu pikap Kopdes Merah Putih yang diduga memiliki potensi rente hingga…

20 jam ago

48 Ribu Warga Kota Padang Masih Menganggur, Lapangan Kerja Belum Seimbang

Sekitar 48 ribu warga Kota Padang masih menganggur. Pemko memperkuat pelatihan berbasis kebutuhan industri untuk…

21 jam ago