pelaku-umkm-pelajari-jasa-perbankan
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Kota Dumai melalui bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Dumai menggelar kegiatan Business Matching berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS), tim percepatan akses keuangan daerah (TPKAD) Kota Dumai yang bertempat di Gedung Sri Bunga Tanjung, Rabu (13/7).
Kegiatan diselenggarakan oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Dumai bersama Pemerintah Provinsi Riau ini bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau dengan diikuti oleh para pelaku usaha UMKM. Tujuannya agar para pelaku usaha memiliki informasi dan lebih memahami dalam mengakses jasa keuangan dan perbankan.
Asisten II H Syahrinaldi mengatakan, dengan terbukanya akses keuangan bagi masyarakat di daerah diharapkan dapat terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif dan inklusif.
"Peningkatan akses dan jangkauan UMKM terhadap jasa keuangan sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM. Sehingga pengembangan UMKM tidak luput dari kontribusi pembiayaan dari perbankan dan lembaga keuangan lainnya yang masih memiliki keterbatasan informasi mengenai kelayakan usaha UMKM," ucapnya.
Selain itu, Syahrinaldi juga menjelaskan, UMKM memiliki keterbatasan informasi mengenai produk dan jasa bank yang sesuai dengan kebutuhan untuk melakukan pengembangan usahanya. Selain itu, diperlukan pula informasi mengenai prosedur dan persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengakses pembiayaan.
"Adapun bagi peternak dan petani kita, support terus diberikan. Apalagi permintaan daging terus meningkat bila memasuki perayaan keagamaan. Kita bahkan harus memasok hewan ternak dari kabupaten dan daerah di luar Kota Dumai," sebutnya.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, para kepala OPD, Camat Dumai Kota, Bukit Kapur, pimpinan Jasindo, Bank Riau Kepri, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan, dan pelaku UMKM di Kota Dumai.(mx12/zed)
Laporan RPG, Dumai
Jemaah haji asal Pekanbaru resmi diberangkatkan ke Arab Saudi. Kanwil Haji Riau ingatkan jemaah fokus…
Sebanyak 29 warga Belanda datang ke Desa Koto Kombu, Kuansing, untuk napak tilas sejarah keluarga…
Debit Sungai Kuantan di Kuansing mulai surut usai banjir dua hari. BPBD mencatat 526 rumah…
Riezka Rahmatiana dorong ketahanan pangan di Riau lewat pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif bersama…
Rahmadani (13), bocah yang tenggelam di Sungai Kampar, ditemukan meninggal dunia setelah pencarian intensif selama…
Ratusan warga Bengkalis menyerbu pasar murah Minyakita dan beras SPHP. Stok cepat habis, pemerintah siapkan…