Categories: Nasional

Div Provam Mabes Turun Tangan, Bripda AP Terancam Dipecat dan Dipidana

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri tengah menindaklanjuti kasus Bripda AP yang menembak seorang perempuan disebuah hotel di Pekanbaru, Riau. Pelaku akan diproses secara pidana atas perbuatannya.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Riau untuk segera proses pidana anggota tersebut secara tegas dan tuntas,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo kepada wartawan, Senin (15/3).

Selain pidana, Bripda AP juga terancam dicopor keanggotaannya dari Korps Bhayangkara. Nantinya, setelah proses pidana selesai, Bripda AP akan menjalani sidang kode etik Polri.

“Saya juga sudah perintah Kabid Propam Sumbar untuk proses pelanggaran kode etik terhadap anggota tersebut dan segera melaksanakan sidang KKEP untuk proses Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH),” tegas Sambo.

Sebelumnya, Bripda AP menembak seorang perempuam berinisial RO di Grand Dragon Hotel New Hollywood Pekanbaru, Riau, pada Sabtu (13/2) pukul 03.20 WIB. Penembakan ini diduga didasari atas prostitusi online.

Awalnya, Bripda AP memesan RO yang diduga sebagai Pekerja Seks Komersil (PSK) melalui sebuah aplikasi. Setelah terjadi kesepakatan, RO bersama DO mendatangi Bripda AP.

Setelah itu, RO dan DO pergi dengan alasan membeli kondom. Bripda AP merasakan kejanggalan. Akhirnya dia menyusul kedua perempuan tersebut ke lantai bawah. Namun, RO dan DO langsung kabur.

Seketika itu, Bripda AP langsung mengeluarkan senjata api dan melakukan penembakan. Peluru tajam itu pun mengenai pelipis mata RO. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuansing Dapat Tambahan Dana Rp70 Miliar, Gaji PPPK dan TPP ASN Jadi Prioritas

Kuansing mendapat tambahan dana Rp70 miliar dari Kemenkeu. Dana diprioritaskan untuk gaji ASN, PPPK, dan…

6 jam ago

290 Bilik Santri Ludes Terbakar, Bupati Kampar Langsung Turun ke Ponpes Syekh Burhanuddin

Kebakaran menghanguskan 290 bilik santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kampar. Pemkab bergerak cepat mendirikan tenda dan…

6 jam ago

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa dan Petani Kepung Kantor Bupati Inhil

Ratusan mahasiswa dan petani kelapa menggelar aksi di Kantor Bupati Inhil. Mereka mendesak pemerintah memperjuangkan…

8 jam ago

7.341 PKH dan 10.428 Sembako Kemensos Proses Penyaluran, Terlibat Pinjol dan Judol Tak Lagi Mendapat Bantuan

Penerima bansos di Siak menurun pada triwulan III. Dinsos menyebut pindah, pinjol hingga judol sebagai…

8 jam ago

Pasien Koma Meninggal Usai Dirujuk ke Pekanbaru, Keluarga Ungkap Kronologinya

Video pasien koma viral di media sosial. Keluarga menyoroti lamanya proses rujukan, sementara RSUD Bagansiapiapi…

8 jam ago

14 Tim Basket Kampar dan Rohul Berebut Juara di Riau Pos-HSBL 2026

Sebanyak 14 tim basket pelajar Kampar dan Rohul siap bertarung di Riau Pos-HSBL 2026 Seri…

8 jam ago