terbengkalai-pembangunan-puskesmas-dilanjutkan
SIAK (RIAUPOS.CO) – Usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah layak huni Bupati Siak Alfedri meninjau Puskesmas yang terbengkalai di Kecamatan Kandis.
Bupati Alfedri menyampaikan, pembangunan rumah sakit dan Puskesmas di Kecamatan Kandis yang terbengkalai akan dilanjutkan dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Siak.
“Dari pada terbengkalai terus, Puskesmas ini akan kami bangun karena asetnya sudah diserahkan ke Pemkab Siak,” ucap Bupati Alfedri, pekan lalu.
Selain itu, pihaknya juga akan membangun satu lagi Puskesmas yang berlokasi di Kampung Belutu. Pasalnya lokasinya jauh dari Puskesmas Kandis saat ini.
Kemudian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D Kandis. Pada rumah sakit tersebut bakal ada pelayanan dari dokter spesialis kandungan, anak dan penyakit dalam.
Lebih jauh dikatakan bupati, pembangunan rumah sakit ini bagian dari RPJMD Siak 2016-2021. Perencanaan teknis sudah, tinggal pelaksanaan tahun depan. Ini pembangunannya dari APBD Kabupaten Siak. Tujuannya agar masyarakat Kandis tidak terlalu jauh pergi berobat atau tidak harus dirujuk ke Pekanbaru atau Siak.
“Penting bagi kami menyediakan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Kami ini masyarakat Siak terlayani dengan baik jika itu menyangkut kesehatan,” jelasnya.
Bupati juga akan memperhatikan kecamatan lainnya. Disebutkannya, seluruh masyarakat Siak harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan maksimal.
“Makanya kami akan memaksimalkan pelayanan kesehatan di puskesmas, jika wilayah itu belum ada RSUD tipe D. Kami ingin adil dalam hal pelayanan kesehatan dan juga pendidikan karena hal itu salah satu hak dasar masyarakat yang harus kami penuhi,” jelas bupati.(mng)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…