Categories: Nasional

Pemkab Dukung Pembangunan Lapas Baru

ROKAN HILIR (RIAUPOS.CO) — PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memberikan dukungan untuk pembangunan Lembaga pemasyarakatan (Lapas) yang baru. Dukungan itu menyikapi kondisi lapas yang saat ini masih mengalami over kapasitas. Dalam sejumlah kesempatan hal itu ditegaskan oleh Bupati Rohil H Suyatno termasuk saat menghadiri salah satu acara di Lapas Bagansiapiapi belum lama ini.

"Intinya pemerintah mendukung untuk pembangunan lapas. Dalam artinya siap untuk menyediakan lahan yang diperlukan," sebut bupati.

Suyatno mengaku cukup prihatin melihat masih terjadinya over kapasitas antara ruangan yang tersedia dibandingkan dengan jumlah warga binaan yang terus bertambah.

Sejumlah lokasi telah disiapkan pemda setempat untuk pilihan pembangunan lapas baru diantaranya di Kecamatan Bangko. Namun belakangan bupati menyarankan agar lokasi lapas sebaiknya di Ujung Tanjung saja dengan alasan dari segi kondisi lahan yang lebih baik. Ditambah pertimbangan jarak yang dekat dengan kantor Polres serta Pengadilan Negeri (PN) Rohil. Sehingga untuk keperluan seperti persidangan dapat lebih cepat dijangkau.

"Beberapa pertimbangannya untuk memudahkan untuk koordinasi yang diperlukan," imbuh bupati.

Terpisah, Kepala Lapas Kelas II A Bagansiapiapi Wachid Wibowo AmDip SSos MM mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan lokasi untuk tempat yang direncanakan pembangunan lapas baru. Terdapat lima titik yang ditinjau di wilayah Ujung Tanjung, Tanah Putih kemarin.

"Memang dulu direncanakan pembangunannya di daerah Batu Enam seluas lebih kurang 3.8 hektare, namun karena struktur tanah yang masih gambut, makanya untuk pembangunan direncanakan di Ujung Tanjung," ujar Wachid.

Dengan pertimbangan yang diperlukan terutama untuk aspek keselamatan warga binaan, ketahanan bangunan dan sebagainya maka untuk lokasi yang dinilai tepat adalah di Ujung Tanjung. Wachid mengatakan telah bertemu dengan bupati usai sertijab dirinya sebagai kalapas beberapa waktu lalu dan soal pembangunan itu turut dibahas. Pertimbangan lain tidak terlepas dari status dari yang sebelumnya Cabang Rumah Tahanan (Cabrutan) yang berganti menjadi Lapas pada saat ini.(adv)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

SMAN 1 Bangkinang Juara HSBL 2026, SMAN Plus Riau Takluk 60-45 di Final

SMAN 1 Bangkinang kembali juara HSBL 2026 Seri Bangkinang usai menaklukkan SMAN Plus Riau dengan…

17 menit ago

3 Hektare Lahan Gambut di Kampar Terbakar, Petugas Masih Berjuang Padamkan Api

Tiga kebakaran lahan terjadi di Kampar hingga Sabtu sore. Petugas gabungan masih menangani lahan gambut…

34 menit ago

45 Murid Sakit Usai Santap MBG, SPPG di Dumai Disuspend

Dugaan keracunan MBG di Dumai membuat SPPG disuspend dan kepala dapur dinonaktifkan. Sementara SPPG 3T…

42 menit ago

Abrasi Hantam 1.700 Hektare Kebun Warga, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Mangrove Besar-besaran

Abrasi berdampak pada 1.700 hektare kebun warga Kuala Selat. Pemerintah mendorong rehabilitasi hingga 1.000 hektare…

52 menit ago

52 Jalur Siap Bertanding di Pacu Jalur Mini Kuansing, Ini Total Hadiahnya

Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…

2 hari ago

Ingin Staycation Saat HUT RI? Hotel Dafam Pekanbaru Punya Promo Menarik

Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…

2 hari ago