biaya-pengobatan-reni-gotong-royong
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Ketua KONI Riau Emrizal Pakis menginisiasi biaya pengobatan Reni Arianti, sang atlet peraih emas dalam lempar cakram yang mengalami amputasi dilakukan secara gotong-royong.
Yaitu dengan mengajak berbagai pihak seperti Dinas Pemuda Olahraga Riau, KONI Siak dan pengurus atletik untuk bersama-sama membantu.
"Empat lini ini, kita akan duduk bersama. Yang terpenting adalah kesembuhan dan kesehatan Reni dahulu. Soal biaya nanti di akhir kita selesaikan," kata Emrizal.
Dirinya mengaku sudah menjumpai pihak administrasi RS Santa Maria yang menangani Reni saat awal berada di UGD. "Kepada juru administrasi kita sampaikan yang terpenting ditangani dengan baik dulu," kata dia.
Reni adalah atlet berprestasi yang mendapat emas di Porprov 2019. (*1)
Pacu Jalur Kuansing 2026 ditargetkan mendunia dengan melibatkan anak daerah penguasaan bahasa asing dan promosi…
Kecelakaan truk dan SUV di Kelok 17 menewaskan satu warga Pekanbaru. Tiga korban selamat setelah…
Warga Penyengat, Siak, menanam 5.000 mangrove secara swadaya untuk melindungi pesisir dari abrasi dan menjaga…
Tsabita Salsabila, 19 tahun, dilaporkan hilang di Pekanbaru. Ponselnya terakhir terdeteksi di Jalan Swakarya setelah…
Gempa M7,7 mengguncang NTT dan menewaskan 20 orang. Enam warga luka-luka dan dua lainnya masih…
Kendaraan konsumen terbakar di SPBU Bandar Petalangan, Pelalawan. Pertamina menghentikan operasional sementara dan masih menyelidiki…