Categories: Nasional

Kepenghuluan Diminta Alokasikan Penanganan Karhutla

ROKANHILIR (RIAUPOS.CO) — Bupati Rokan Hilir (Rohil) H Suyatno AMp menegaskan aparatur kepenghuluan supaya dapat memahami tugasnya dengan baik, sehingga tidak ada permasalahan yang berkaitan dengan beban kerja yang dilaksanakannya.

Ini berkaca pada beberapa tahun sebelumnya dimana ada salah satu oknum kepenghuluan yang terkena masalah hukum berkaitan dengan pengelolaan dana desa. “Saya harapkan jangan ada lagi permasalahan di kepenghuluan ini, untuk itu harus dipahami dengan baik semua peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan kegiatan di kepenghuluan tersebut,” kata Bupati di sela-sela menghadiri pertemuan bersama kepenghuluan di Bagansiapi-api, kemarin.

Kegiatan bimbingan teknis (bimtek) tersebut diharapkan sebagai langkah untuk semakin meningkatkan pemahaman bagi perangkat kepenghuluan terhadap tugas pokok dan fungsinya.

"Saya berterima kasih kepada pihak yang menyelenggarakan kegiatan ini, karena baik menyangkut tata kelola yang ada di kepenghuluan termasuk pengelolaan keuangan. Harapan saya jangan sempat terjadi lagi masalah yang berlanjut pada proses hukum gara-gara dana desa misalnya, maka kepada para pemangku pengelolaan keuangan di desa harus memahami dengan baik semua aturan yang ada," kata Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati mengingatkan agar kepenghuluan khususnya yang rawan dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk dapat memasukkan alokasi anggaran penanganan karhutla di wilayahnya masing-masing.

"Hal ini menindaklanjuti dari pusat, bahwa daerah yang rawan karhutla harus mengalokasikan anggaran penanggulangan karhutla, dan begitu seterusnya baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota sampai ke kepenghuluan," kata bupati.

Kepenghuluan diharapkan tidak lupa terhadap dukungan anggaran untuk karhutla dari kepenghuluan sendiri, sehingga jika terjadi kebakaran lahan dapat segera dilakukan kegiatan penanganan tidak hanya menunggu turunnya bantuan dari pihak terkait di tingkat kabupaten. Sehingga bila terjadi karhutla kata bupati dapat segera dilakukan penanganan di lapangan.

"Harus dianggarkan untuk karhutla ini apalagi kepenghuluan yang rawan seperti Mumugo, Rantau Bais, Kampung Medan, dan lain-lain," katanya.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

5 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

5 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

5 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

21 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago