Pesawat Garuda Indonesia. Foto : Natalia Laurens/JPNN
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Dua pesawat milik maskapai Garuda Indonesia berhadapan (head on) pada satu taxiway di Bandar Udara Soekarno-Hatta pada Kamis (12/12) lalu.
Terkait kejadian itu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan investigasi lebih lanjut.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud), Polana Pramesti, menegaskan insiden salah taxi Pesawat Garuda Indonesia di Bandara Soekarno Hatta akan ditindaklanjuti.
"Kami akan memanggil pilot dan petugas ATC yang bertugas," kata Polana.
Sebelumnya, insiden salah taxi di Bandara Soekarno Hatta dialami oleh dua pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-649 registrasi PK-GMH dan GA-264 registrasi PK-GRR, pada 12 Desember 2019 pukul 10.26 WIB.
Berdasarkan laporan yang diterima, kronologi sementara, GA-649 landing pada Runway RWY07L dan diarahkan oleh petugas ATC untuk masuk ke NC4 dan NP1, kemudian holdshort pada NC3, namun kemudian pilot masuk ke NP2.
Pada saat yang bersamaan, pesawat Garuda Indonesia GA-264 telah berada di Taxiway NP2, sehingga menyebabkan kedua pesawat tersebut berada pada kondisi berhadapan (head on).
Beruntung, operasional penerbangan di Bandar Udara Soekarno Hatta tidak terganggu pascainsiden Taxiway Incursion (head On).
Selain itu, tidak terjadi kerusakan pada kedua pesawat dan seluruh penumpang selamat.(chi/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…