Anak Pejabat, Polisi Tak Tahan Sopir Camry Penabrak Skuter Listrik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pertanyaan muncul usai polisi memutuskan untuk tak menahan DH, sopir mobil Toyota Camry yang menabrak mati dua pengguna skuter listrik GrabWheels. Muncul dugaan pelaku adalah anak dari seorang pejabat.
Kabar ini pun tersebar di media sosial Twitter. Disebutkan bahwa DH adalah anak anggota DPD RI.
Saat dikonfirmasi ke Polda Metro Jaya, hal ini belum dibenarkan. “Saya tidak memperdalam masalah itu karena, kalau penyidik lebih kepada hal-hal yang terkait masalah kronologis kejadian,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar, Kamis (14/11).
Diketahui, tuduhan ini salah satunya diketahui muncul di akun Twitter @nitaalutfi. Akun tersebut menganggap kasus ini cacat hukum karena DH anak dari pejabat.
Namun, Fahri menegaskan, dalam menangani kasus ini, penyidik tak akan melihat latar belakang orang tua pelaku.
"Siapa orangtuanya, kan kami tidak memperdalam masalah itu. Yang kami dalami justru bagaimana kronologis kejadian itu terjadi," tegas Fahri. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.
Pemkab Inhu menggratiskan tiket masuk, parkir, dan tempat jualan di Wisata Danau Raja Rengat selama…
Polres Kampar menangkap tiga terduga pelaku pencurian empat ekor sapi milik warga Kuok dengan kerugian…