Anak Pejabat, Polisi Tak Tahan Sopir Camry Penabrak Skuter Listrik
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Sejumlah pertanyaan muncul usai polisi memutuskan untuk tak menahan DH, sopir mobil Toyota Camry yang menabrak mati dua pengguna skuter listrik GrabWheels. Muncul dugaan pelaku adalah anak dari seorang pejabat.
Kabar ini pun tersebar di media sosial Twitter. Disebutkan bahwa DH adalah anak anggota DPD RI.
Saat dikonfirmasi ke Polda Metro Jaya, hal ini belum dibenarkan. “Saya tidak memperdalam masalah itu karena, kalau penyidik lebih kepada hal-hal yang terkait masalah kronologis kejadian,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar, Kamis (14/11).
Diketahui, tuduhan ini salah satunya diketahui muncul di akun Twitter @nitaalutfi. Akun tersebut menganggap kasus ini cacat hukum karena DH anak dari pejabat.
Namun, Fahri menegaskan, dalam menangani kasus ini, penyidik tak akan melihat latar belakang orang tua pelaku.
"Siapa orangtuanya, kan kami tidak memperdalam masalah itu. Yang kami dalami justru bagaimana kronologis kejadian itu terjadi," tegas Fahri. (cuy/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…
RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…
Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…
Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.
Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…
Jejak tapir ditemukan di sekitar permukiman warga Langkai, Siak. BBKSDA mengimbau warga waspada dan tidak…