Categories: Nasional

Menteri LHK Lepas Liarkan 14 Ekor Curik Bali di Taman Nasional Bali Barat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, melaksanakan kunjungan kerja kr Taman Nasional Bali Barat (TNBB) pada akhir pekan lalu. Dua lokasi yang dikunjungi yaitu Unit Pengelolaan Khusus Burung Jalak Bali (UPKBJB) Tegal Bunder dan kandang habituasi Curik Bali di Labuan Lalang.

Mengawali kunjungannya di UPKBJB, Menteri Siti memantau penanganan pengembangbiakan Curik Bali. Menteri Siti juga melakukan pemasangan cincin (tagging) sebagai penanda pada kaki burung Curik Bali yang baru disapih dari induknya. Cincin yang dipasang bertuliskan angka 1.128, yang menandakan burung ke 1.128 yang berhasil diternakkan sampai besar.

Selanjutnya, Menteri Siti melepasliarkan 14 ekor burung Curik Bali di Labuan Lalang, yang masih berada dalam kawasan TNBB. Menteri Siti juga secara simbolis melaksanakan penyerahan Nesting Box (kotak sarang) burung Curik Bali untuk dipasang di lokasi pelepasliaran.

TNBB terletak di bagian barat dari pulau Bali. Taman nasional ini mempunyai luas 77.000 hektar. TNBB merupakan satu dari sejumlah kawasan pelestarian alam di Bali mulai dari hutan lebat, air laut, pantai, pegunungan hingga satwa yang dapat pengunjung nikmati.

TNBB merupakan perpaduan yang menarik antara ekosistem darat dan laut, ini juga yang menjadikan TNBB ini begitu sering dikunjungi baik dari wisatawan lokal maupun wisatawan asing. TNBB berada di 2 kawasan, yaitu Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana, Bali.

Sekitar 160 spesies hewan dan tumbuhan dilindungi di taman nasional ini. Hewan-hewan seperti Banteng, Rusa, lutung, dan aneka burung. Taman Nasional Bali Barat merupakan tempat terakhir untuk menemukan satu-satunya endemik Bali yang hampir punah, curik bali di habitat aslinya.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, Menteri LHK Siti Nurbaya juga melakukan pembahasan terkait bidang tugas KLHK bersama Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Direktur Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan (PKTL), Plt. Inspektur Jenderal KLHK, Staf Ahli Menteri LHK, Tenaga Ahli Menteri LHK, dan pejabat lingkup KLHK pusat dan Provinsi Bali.(ADV)

 

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago