Categories: Nasional

BCA Alokasikan Rp500 Miliar untuk Keamanan Siber

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Penipuan mengatasnamakan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) semakin marak. Baik melalui telepon, pesan WhatsApp, maupun akun palsu media sosial. Modusnya, menawarkan apply kartu kredit, ganti ke kartu chip, hingga naik kelas menjadi nasabah prioritas.

Direktur BCA Haryanto T Budiman menuturkan, cybercrime semakin santer terjadi seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Oknum pelaku biasanya akan meminta data pribadi. Misalnya, nomor kartu kredit, kode personal identification number (PIN), kode one time password (OTP), KTP, bahkan nama ibu kandung.  

"Hal itu patut diwaspadai oleh nasabah karena bank tidak pernah meminta data pribadi. Jangan pernah memberikan data pribadi kepada siapa pun," ujarnya di kawasan Hotel Indonesia Kempinski,  kemarin (13/6).

Dalam kesempatan yang sama, EVP Center of Digital BCA Wani Sabu menyebutkan bahwa 99 persen kejahatan di perbankan berasal dari social engineering atau rekayasa sosial. Yakni, memengaruhi perasaan nasabah menjadi senang, takut, atau panik agar memberikan data dan akses. Akibatnya, rekening bisa dibobol.

Misalnya, mengatasnamakan pihak provider yang digunakan nasabah. Pelaku mengiming-imingi voucher. Lalu, nasabah diarahkan untuk mencairkan voucher sebagai uang tunai melalui rekeningnya. "Ketika menyetujui hal itu, para penipu akan meminta data-data pribadi terkait dengan rekening," kata Wani.

EVP Secretariat and Corporate Communication BCA Hera F Haryn menyatakan, sistem keamanan digital menjadi salah satu prioritas perusahaan. BCA telah menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) khusus untuk keamanan siber sebesar Rp500 miliar. Sementara itu, total capex untuk teknologi informasi (TI) mencapai Rp 5 triliun.

"Anggaran tersebut merupakan respons yang kita lakukan, termasuk untuk pengembangan ekosistem digital BCA," terangnya. (han/c6/dio/jrr)

Laporan JPG, Jakarta

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Alasan Ketua Fraksi Golkar DPRD Riau Mundur, Nalladia Ayu Rokan Diganti Imustiar

nalladia ayu rokan, ketua fraksi golkar dprd riau mundur dari jabatannya dan digantikan imustiar sebagai…

6 jam ago

Ribuan Pil Ekstasi Berbagai Merek Disimpan dalam Lemari Rumah, Perempuan 27 Tahun Ditangkap di Pekanbaru, Pemasok Diburu

ribuan pil ekstasi ditangkap di pekanbaru, 1.226 butir esktasi berbagai merek disimpan dalam lemari rumah,…

6 jam ago

HSBL Selatpanjang 2026 Dimulai, Simak Daftar Sekolah yang Siap Bertarung

HSBL 2026 Selatpanjang Series kembali digelar setelah vakum enam tahun. Enam sekolah siap bersaing dalam…

10 jam ago

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117 Triliun, Naik Rp17 Triliun dari Tahun Ini

ESDM mengusulkan subsidi listrik 2027 sebesar Rp117,84 triliun, naik Rp17 triliun, sekaligus menaikkan target produksi…

11 jam ago

Polres Siak Tetapkan Tersangka Karhutla, Ratusan Ribu Meter Persegi Lahan Terbakar

Polres Siak menetapkan satu tersangka karhutla dan mengungkap tujuh titik kebakaran dengan total luas lahan…

12 jam ago

Truk 10 Roda Tabrak Dinding Jembatan di Inhu, Kendaraan Dialihkan ke Jalur Alternatif

Truk roda 10 menghantam dinding jembatan di Jalan Lintas Timur Inhu hingga melintang dan memicu…

16 jam ago