ac
Suatu hari Robi mengikuti perkulihan secara luring. Ia mendapatkan kelas yang AC-nya mati, ia pun merasa sangat kepanasan dan tak henti-henti menjadikan buku sebagai kipas.
Di jam selanjutnya Robi dan teman-temannya kembali ada kelas luring, namum di kelas yang berbeda. Ia berlari-lari untuk mendapatkan posisi di bawah AC.
Selang beberapa saat kemudian hawa dingin mulai menerpa kelas tersebut. Robi yang sengaja meninggalkan jaketnya di sepeda motor merasa menyesal. Ia juga menyesal karena memilih posisi di bawah AC.
Belum lagi remot AC yang tidak tahu rimbanya juga semakin membuat Robi merasa sebal. Ia ingin pindah ke kursi lain yang jauh dari AC, namun tidak ada satu pun kursi yang kosong.
"Alamak…!! Yang tadi kepanasan, sekarang malah kedinginan. Memang nggak beres,"pungkasnya.(anf)
Tim putra SMA Darma Yudha Pekanbaru keluar sebagai champion Riau Pos-Honda HSBL 2026 Pekanbaru Series…
Ditbinmas Polda Riau menggelar sosialisasi Uji Kompetensi Satpam sekaligus meresmikan inovasi pelayanan Perpanjangan KTA Satpam…
Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…
Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…
Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…