ac
Suatu hari Robi mengikuti perkulihan secara luring. Ia mendapatkan kelas yang AC-nya mati, ia pun merasa sangat kepanasan dan tak henti-henti menjadikan buku sebagai kipas.
Di jam selanjutnya Robi dan teman-temannya kembali ada kelas luring, namum di kelas yang berbeda. Ia berlari-lari untuk mendapatkan posisi di bawah AC.
Selang beberapa saat kemudian hawa dingin mulai menerpa kelas tersebut. Robi yang sengaja meninggalkan jaketnya di sepeda motor merasa menyesal. Ia juga menyesal karena memilih posisi di bawah AC.
Belum lagi remot AC yang tidak tahu rimbanya juga semakin membuat Robi merasa sebal. Ia ingin pindah ke kursi lain yang jauh dari AC, namun tidak ada satu pun kursi yang kosong.
"Alamak…!! Yang tadi kepanasan, sekarang malah kedinginan. Memang nggak beres,"pungkasnya.(anf)
Jembatan bailey sepanjang 24 meter di Jalan Nelayan Pekanbaru selesai dipasang BWS Sumatera III dan…
Jelang vonis kasus dugaan korupsi, Abdul Wahid tetap menyatakan tak bersalah. Pengacaranya meminta hakim menolak…
Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan anggaran gaji ke-13 dan THR bagi PPPK Paruh Waktu dalam RAPBD…
Pemprov Riau menyiapkan senam bersama dan penanaman 2.200 pohon di Stadion Utama Riau untuk memeriahkan…
Pensiunan PNS berinisial AL di Bangkinang ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak di bawah…
Pemkab Inhil mulai memverifikasi data pedagang Pasar Yos Sudarso sebagai tahapan awal relokasi untuk mewujudkan…