Categories: Nasional

Depresi Di-bully, Lucinta Luna Laporkan 18 Akun Medsos ke Polisi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pengacara Lucinta Luna, Milano Lubis mengatakan bahwa kliennya sudah melaporkan belasan akun di media sosial yang mem-bully dirinya. Laporan ini sudah dilayangkan sebulan lalu sebelum Lucinta tersandung kasus narkoba.

Menurut Milano, akun-akun tersebut sudah membuat kondisi mental Lucinta Luna down, bahkan depresi. Salah satu yang dilaporkannya adalah akun selebgram yang mengatakan bahwa ibu Lucinta meninggal dunia akibat ulah artis transgender fenomenal yang pernah punya nama asli Muhammad Fatah itu.

“Yang paling parah ada 3, tapi semuanya ada 18 akun. Laporannya sudah lama dari sebulan lalu. Laporannya sudah ada dan sudah ditangani di Polda Metro Jaya,” ucap Milano Lubis.

Namun sayangnya, Milano enggan membahas lebih lanjut terkait laporan tersebut. Ia juga enggan menyebut nama selebgram tersebut.

Milano mengaku dia akan bicara lebih dalam di waktu dan tempat berbeda. “Nanti ada waktunya lah, jangan sekarang” kelitnya.

Sementara itu, Joana selaku manajer Lucinta Luna membenarkan bahwa perundungan yang paling parah diterima Lucinta adalah dari salah seorang selebgram. Selebgram itu mengatakan ibunda Lucinta Luna meninggal akibat tingkah Lucinta. Tuduhan itu, kata Joana, sempat membuat Lucinta hampir bunuh diri.

“Ada komen dari Selebgram bilang, ‘Mama lo mampus gara-gara lo’. Itu yang paling bikin Lucinta Luna down,” tuturnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

3 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

3 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

3 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

6 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

1 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

1 hari ago