Categories: Nasional

Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal

DUMAI (RIAUPOS.CO) — Bea Cukai Dumai memusnahkan barang hasil penindakan yang telah ditetapkan sebagai barang milik negara (BMN) di halaman belakang Kantor BC Dumai, Kamis (12/12).

BMN tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar, digiling dengan alat berat  dan di tanam ke dalam tanah. Hadir saat itu Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta, Kasi Pusat layanan informasi (PLI), Bea Cukai Dumai  Gatot Kuncoro,  Kasatpol PP Kota Dumai dan beberapa tamu undangan lainnya.

"BMN ini merupakan hasil penindakan dan penegahan oleh petugas Bea Cukai Dumai karena  barang tersebut telah melanggar ketentuan larangan pembatasan (lartas) saat importasinya, mlanggar ketentuan Undang Undang Cukai, serta melanggar ketentuan kepabeanan," tuturnya.

Ia mengatakan BMN tersebut merupakan barang tegahan pada 2017 lalu dan baru pada 2019 ditetapkan sebagai BMN untuk dimusnahkan. "Pemusnahan ini dilakukan setelah mendapatkan  persetujuan pemusnahan barang oleh Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Dumai," tuturnya.

Ia menjelaskan secara rinci BMN yang dimusnahkan  diantarnya rokok dengan berbagai merek sebanyak 1.800 sloop  atau 18.000 bungkus atau 360.000 batang rokok. "Balpres 24 ball,  ikat pinggang 180 koli, tas dan dompet berbagai merek 50 koli, kaos kaki dan pakaian 30 koli, drum plastik 35 unit dan mainan anak-anak 20 koli," jelasnya.

Tidak hanya itu, ia mengatakan minuman mengandung etil alkohol (MMEA), berbagai merek dengan kandungan alkohol di atas 5 persen sebanyak 188 botol, minuman mengandung etil alkohol (MMEA)  dengan kandungan alkohol di bawah 5 persen 2 carate  atau 48 kaleng juga turut dimusnahkan. 

"Piring dan gelas 6 koli, obat-obatan atau kosmetik 7 kotak dan ban dalam kendaraan bermotor roda empat 15 koli, juga ikut dimusnahkan," tuturnya.

Gatot mengaku, penindakan yang dilakukan petugas Bea Cukai Dumai ini, merupakan manifestasi fungsi yang diemban Bea Cukai sebagai community protector yaitu kewajiban Bea Cukai untuk melindungi masyarakat dari barang-barang ilegal yang berbahaya bagi kesehatan masyarakat maupun Iingkungan.(hsb) 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

KPK Tahan Ajudan Gubernur Riau Nonaktif, Marjani Bantah Terlibat

KPK resmi menahan Marjani, ajudan Gubernur Riau nonaktif. Ia membantah terlibat dan mengaku namanya hanya…

3 jam ago

Jelang Tanah Suci, 256 JCH Inhu Masuk Tahap Manasik Terakhir

Sebanyak 256 JCH Inhu akan ikuti manasik terakhir. Selain pembekalan, juga dibahas biaya perjalanan dan…

5 jam ago

Aksi Tegas DLHK Pekanbaru, Angkutan Sampah Ilegal Langsung Ditindak

DLHK Pekanbaru amankan 8 angkutan sampah ilegal dalam razia malam. Pelaku dari luar kota kedapatan…

5 jam ago

Tanpa Konflik, PTPN IV PalmCo Pulihkan 223 Hektare Aset Negara

PTPN IV PalmCo berhasil pulihkan 223 hektare aset negara lewat pendekatan humanis tanpa konflik, sekaligus…

1 hari ago

Daihatsu Gran Max Tampil di GIICOMVEC 2026, Jadi Andalan Pelaku Usaha

Daihatsu tampil di GIICOMVEC 2026 dengan Gran Max multifungsi sebagai solusi mobilitas dan pendukung usaha…

1 hari ago

IMA Pekanbaru Satukan Member Lewat Halalbihalal dan Program Baru

IMA Pekanbaru gelar halalbihalal sekaligus realisasikan program arisan untuk memperkuat silaturahmi dan kolaborasi antaranggota.

1 hari ago