Ahok Mau Jadi Bos BUMN, Jubir Presiden Bilang Begini
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Juru Bicara Presiden M Fajroel Rachman mengaku belum mengetahui rencana Menteri BUMN Erick Thohir akan melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam pengelolaan perusahaan pelat merah.
Saat dikonfirmasi jurnalis di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/11), Fajroel mengatakan tidak mengetahui pemanggilan Ahok oleh menteri BUMN.
"Tidak tahu. Lebih baik tanya langsung ke pihak BUMN. Tetapi soal syarat-syarat tidak ada masalah ya. Syarat-syarat cuma kesesuaian kemampuan akademik dengan bidang usaha yang digeluti BUMN. Tidak berkecimpung di parpol," kata Fajroel.
Bagi yang mau berkecimpung di BUMN, namun masih aktif di partai politik, maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri karena ada pakta integritasnya.
Nah, terkait sosok Ahok yang pernah dipenjara karena kasus penistaan agama, Fajroel yang juga Komisaris Utama di PT Adhi Karya, menyebut tidak ada persyaratan khusus mengenai itu.
"Tidak ada persyaratan itu secara langsung. Tetapi menurut saya, yang pernah terlibat pidana, tentu jadi halangan. Selama saya di BUMN, itu jadi syarat utama. Tertib hukum, administrasi, K3, harus tertib manajemen kerja. Kalau mau masuk BUMN, masuk bersih, di dalam bersih-bersih, keluar bersih," tandasnya.(fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
PSMTI Riau bersama PMI Pekanbaru menggelar donor darah dalam rangka Waisak 2570 BE. Ratusan peserta…
Jemaah haji Riau mulai dipulangkan dari Jeddah pada 4 Juni. Kemenhaj mengingatkan larangan membawa air…
Sekitar 12 gajah liar masuk ke perkebunan warga di Muara Fajar, Rumbai. Tim gabungan berhasil…
Program Cek Kesehatan Gratis di Riau masih minim peminat. Hingga akhir Mei 2026, baru 8,54…
Kemunculan buaya "Beni" di arena Pacu Jalur Tepian Lubuak Sobae Baserah membuat warga diminta waspada…
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…