Menko Polhukam Moh Mahfud MD di Jakarta, Selasa (29/10). Foto: Aristo S/JPNN.Com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menko Polhukam Moh Mahfud MD menepis anggapan bahwa aparat keamanan telah kebobolan oleh aksi bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan. Menurut dia, aksi terorisme dan kapan pelakunya melakukan serangan sulit untuk dideteksi.
"Enggak juga (kebobolan), memang selalu terjadi begitu. Masa setiap (bom) terjadi (dianggap) kebobolan. Memang kegiatan terorisme begitu. Main hit and run, lari lalu sembunyi, lari lalu sembunyi," kata Mahfud di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (13/11).
Mahfud mengaku belum memperoleh informasi soal jaringan teror yang beraksi di Polrestabes Medan. Namun, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu meyakini aparat kepolisian sudah mengidentifikasi pelaku dan jaringannya
"Yang jelas, kami menindak seperti itu, kan langsung mencari jaringannya. Itu pintu masuk untuk membuka jaringan. Dan itu selalu tidak sulit," jelas dia.
Lebih lanjut Mahfud mengatakan, pelaku teror saat ini tidak mengenal usia dan gender. Pelaku bom bunuh diri di Polrestabes Medan pun tergolong masih muda.
"Sekarang ada perempuan, tiga kasus perempuan. Yang satu yang Sidoarjo, kan meledakkan diri dengan anaknya. Yang kedua, yang menusuk Wiranto itu kan ikut perempuan. Yang di Sibolga itu yang ditangkap suaminya lalu dia mau ditangkap, meledakkan diri juga perempuan," jelas Mahfud.(tan/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Polisi mengungkap dugaan curanmor di Mandau, Bengkalis. Tiga terduga pelaku diamankan dan satu unit Honda…
Pemko Pekanbaru dan warga menggelar Salat Istisqa di 15 kecamatan saat udara memburuk. Hujan rintik…
Kabut asap kian tebal dan kualitas udara memburuk. Pemkab Kuansing meliburkan seluruh sekolah mulai Kamis…
Kualitas udara Pekanbaru memburuk, siswa PAUD hingga SMP belajar daring dari rumah. MBG tetap disalurkan…
Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…
Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…