Categories: Nasional

Innalilahi, Djaduk Ferianto Wafat di Usia 55 Tahun

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Aktor, sutradara sekaligus musikus Djaduk Ferianto meninggal dunia pada hari ini, Rabu (13/11), sekitar pukul 02.30 WIB. Kabar meninggalnya lelaki berusia 55 tahun tersebut dibenarkan oleh adik kandungnya, Butet Kartaradjasa.

“RIP. Djaduk Ferianto,” tulisnya singkat melalui akun Instagram.

Pada kolom komentar, sejumlah artis turut mengucapkan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya DJaduk Ferianto. Mereka adalah Wulan Guritno, Ringgo Agus Rahman, Didik Nini Thowok dan yang lainnya.

“Innalilahi wainnaillaihi rojiun .. Rest in love and peace mas Djaduk .. turut berduka cita sdlm2nya mas Butet,” tulis Wulan Guritno.

“Turut berduka dan berbelasungkawa mas..,” komentar Ringgo Agus Rahman.

Berdasarkan pesan yang diterima JawaPos.com, Djaduk Ferianto akan disemayamkan di Padepokan Seni Bagong Kusudiardjo, Yogyakarta. Djaduk akan dimakankan di pemakaman keluarga di Kasihan Bantul, Yogyakarta pada pukul 15.00 sore ini.

“Disemayamkan di Padepokan seni Bagong. K. Dimakamkan pkl 15.00 di makam keluarga Sembungan, Kasihan Bantul. Pemberkatan pkl 14.00,” demikian potongan pesan yang diterima JawaPos.com.

Djaduk Ferianto lahir di Yogyakarta pada pada 19 Juli 1964. Ia berasal dari keluarga seniman. Ayahnya Bagong Kussudiardja adalah koreografer yang juga pelukis kenamaan Indonesia.

Semasa hidupnya, Djaduk sempat menjadi salah satu anggota kelompok musik Kua Etnika, musik humor Sinten Remen, dan Teater Gandrik. Selain bermusik, Djaduk juga menyutradarai beberapa pertunjukan teater dan menggarap ilustrasi musik untuk sinetron di televisi.

Djaduk diketahui sempat mendirikan Kelompok Rheze yang pada 1978 dan pernah dinobatkan sebagai Juara I Musik Humor tingkat Nasional. Djaduk juga sempat mendirikan Kelompok Musik Kreatif Wathathitha.

Pada 1995, bersama sang kakak Butet Kertaradjasa dan Purwanto, Djaduk mendirikan Kelompok Kesenian Kua Etnika yang merupakan penggalian atas musik etnik dengan pendekatan modern. Pada 1997, Djaduk mengolah musik keroncong dengan mendirikan Orkes Sinten Remen.

Sumber: Jawapos.com
Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

16 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

17 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

17 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

17 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

18 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

18 jam ago