ILUSTRASI: Kondisi jalanan di Kota Dumai yang tertutup kabut asap pekat, Jumat (13/9/2019). (HASANAL BULKIAH/RIAUPOS.CO)
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Kabut asap di Kota Dumai semakin parahnya saja. Bahkan jarak pandang semakin menurun hanya berkisar 400 meter. Kualitas udara di Dumai juga semakin menurun. Pada, Jumat (13/9) kemarin pukul 07.00 WIB udara di Dumai di level berbahaya dengan angka di atas 300.
"Ya benar, jarak pandang memang cukup terbatas berada di angka 400 meter, namun diatas pukul 09.00 WIB mulai jarak pandang membaik, walaupun masih terbatas, tapi tidak seperti pada pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB," ujar Kepala BPBD Kota Dumai Afri Lagan.
Ia mengatakan, berdasarkan laporan BMKG di level konfiden di 50 persen, ada satu titik terdeteksi, namun pada level konfiden di atas 70 persen tidak ada titik api terdeteksi.
"Titik asap ada di beberapa titik yakni di Gurun Panjang (perbatasan dengan Teluk Makmur), Bukit Timah (Jalan Istiqomah-Santri) dan Teluk Makmur (Jalan Datuk Alam)," ujarnya.
Laporan: Hasanal Bulkiah/Dumai
Editor: Edwir
PUPR Kuansing mulai memperbaiki Jalan Pasar Modern Telukkuantan yang rusak dan berlubang menjelang Iduladha.
JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.
Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.
Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…
PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…
Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…