Categories: Nasional

Gunakan Sandi Ikan Tohok dan Kepiting

JAKARTA (RIAUPOS.CO — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung mendalami semua hal yang berkaitan dengan perkara dugaan suap dan gratifikasi Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun. Salah satunya tentang komunikasi unik yang digunakan para tersangka untuk menyamarkan transaksi suap.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pihaknya mengidentifikasi penggunaan kata ‘ikan tohok’, ‘kepiting’ dan ‘daun’ yang diduga menjadi sandi komunikasi untuk transaksi suap. Febri menjelaskan, penggunaan kata ‘ikan’ teridentifikasi oleh tim sebelum rencana penyerahan uang dari tersangka Abu Bakar kepada Kabid Perikanan Tangkap Kepri Budi Hartono dilakukan.

Dan pada saat uang akan diserahkan di Pelabuhan Sri Bintan Tanjungpinang pada Rabu (10/7) sekitar pukul 13.30 WIB, para tersangka menggunakan sandi ‘penukaran ikan’ sebagai kode untuk serah terima uang. ”Selain itu, terkadang (para tersangka, red) menggunakan kata ‘daun’ (sebagai kata ganti uang, red),” terang Febri, kemarin (12/7).

Sementara untuk ‘kepiting’, Febri menyebut kata itu keluar ketika para tersangka diamankan oleh tim KPK di lapangan. Para pihak yang kemudian dibawa ke Mapolres Tanjungpinang itu berdalih tidak ada uang dalam pertemuan di pelabuhan. Melainkan penyerahan ‘kepiting’.

”Semua kata sandi itu kami duga merupakan cara kamuflase untuk menutupi transaksi yang dilakukan,” kata Febri.

KPK berulang kali mendapati penggunaan sandi atau kode di setiap transaksi suap. Yang paling fenomenal, yakni istilah ‘apel malang’, ‘apel washington’, ‘semangka’, dan ‘pelumas’ yang muncul di perkara korupsi wisma atlet. Kata-kata itu digunakan Angelina Sondakh saat berkomunikasi dengan Mindo Rosalina Manulang alias Rosa (eks Direktur Marketing Permai Group).

”KPK telah berulang kali memecahkan sandi-sandi seperti ini, dan hal ini sangat terbantu dengan informasi yang kami terima dari masyarakat,” ungkap mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.(tyo/byu/ted)

>>>Selengkapnya baca Harian Riau Pos

Editor: Eko Faizin

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Nurul Angely Juara Pertama Bintang Radio Kabupaten Kuansing 2026

Nurul Angely dari Kecamatan Kuantan Mudik berhasil keluar sebagai juara pertama ajang Bintang Radio Kabupaten…

6 jam ago

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

1 hari ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

1 hari ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

2 hari ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

2 hari ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

2 hari ago