Categories: Nasional

Segera Dibentuk Posko Satgas Karhutla

ROKANHULU (RIAUPOS.CO) – DALAM rangka penanggulangan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu, pemerintah daerah meminta Tim Satgas untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi dalam upaya pencegahan terjadi karhutla di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk.

Sebab penangulangan karhutla, tak hanya tanggungjawab pemerintah daerah, Polri dan TNI. Tapi sudah menjadi tanggungjawab bersama seluruh stakeholder dan masyarakat.

"Tim Satgas akan segera membentuk Posko Satgas Karhutla di kabupaten hingga 16 kecamatan se-Rohul. Untuk masyarakat peduli api (MPA) telah lama terbentuk di setiap kecamatan. Ke depan perlunya sinergitas, koordinasi dan kerja sama yang baik tim Satgas Karhutla dalam mencegah dan penanggulangan karhutla di Rohul," ungkap Wakil Bupati (Wabup) Rohul H Indra Gunawan kepada wartawan, Senin (11/4) usai mengikuti rapat koordinasi (rakor) pengendalian karhutla bersama Gubernur Riau H Syamsuar dan Forkopimda Riau secara virtual di ruang rapat rumah Dinas Bupati Rohul.

Turut mendampingi Wabup, Pj Sekda Rohul Muhammad Zaki SSTP MSi, Kasi Intelijen Kejari Rohul Ari Supandi SH MH, Kabag Ops Polres Rohul, Kadiskominfo Rohul H Sofwan SSos, Kepala Bappeda Rohul Drs Yusmar MSi, Kalaksa BPBD Rohul Zuljandri Rosa SSi MM, Kadis DLH Rohul Suparno, dan Kadisnakbun Rohul Agung Nugroho.

Menurutnya, dalam rakor pengendalian karhutla, Gubernur Riau meminta daerah mendirikan Posko Satgas Karhutla kabupaten/kota. Di samping membentuk masyarakat peduli api (MPA), mengoptimalkan embung yang ada, sehingga dapat melakukan upaya mencegah terjadinya karhutla di Rohul.

"Jumlah titik api dan hutan yang telah terbakar di Kabupaten Rohul hingga tanggal 8 April 2022 sebanyak 179 hektare. Dengan tingginya curah hujan yang terjadi dalam sepekan terakhir, titik api telah berhsil dikendalikan dan padam semuanya," tuturnya.

Wabup berharap bagi wilayah perbukitan seperti Kecamatan Rokan IV Koto, Pendalian, Tandun serta daerah rawa maupun gambut di Kecamatan Bonai Darussalam ke depan perlunya kerjasama Tim Satgas Karhutla utuk memberikan edukasi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, bagi yang membuka lahan pertanian maupun perkebunan tidak dengan cara dibakar.

Ditegaskannya, pemerintah daerah tidak melarang masyarakaat yang membuka lahan untuk pertanian dan perkebunan. Pemkab mendukung aparat penegak hukum dari Polres dan Kejari Rohul untuk menindak tegas pelaku yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan dan hutan saat membuka lahan perkebunan.

"Pelaku karhutla harus ditindak tegas agar ada efek jera bagi pelaku dan warga lainnya," tambahnya.(adv)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Lis Hafrida, Dosen Universitas Dumai yang Jadi Inspirasi Perempuan Dumai

Dosen Universitas Dumai, Lis Hafrida, raih penghargaan Tokoh Perempuan Pelopor Pendidikan 2026 pada momentum Hari…

12 jam ago

Pemkab Rohil Segera Terapkan Retribusi Air SPAM Durolis

Retribusi air SPAM Durolis di Rohil mulai diberlakukan Mei 2026 setelah sebelumnya gratis bagi ratusan…

13 jam ago

Razia PETI di Kampar, Polisi Amankan 6 Rakit di Sungai Singingi

Polisi razia PETI di Kampar Kiri dan menemukan 6 rakit tambang emas ilegal di Sungai…

13 jam ago

Fasilitas Baru Rusak, Halte TMP Pekanbaru Dipenuhi Coretan Tak Pantas

Halte Trans Metro Pekanbaru dipenuhi coretan vandalisme, warga keluhkan kenyamanan dan minta tindakan tegas dari…

14 jam ago

Adhi Prabowo Jabat Wakajati Riau, Kajati Tekankan Sinergi dan Transparansi

Adhi Prabowo resmi dilantik sebagai Wakajati Riau menggantikan Edi Handojo yang mendapat promosi ke Kejaksaan…

14 jam ago

Hasil Asesmen, Delapan JPTP Pemkab Inhu Akhirnya Dilantik

Sebanyak 8 pejabat tinggi pratama Pemkab Indragiri Hulu dilantik usai seleksi terbuka, dorong percepatan pembangunan…

14 jam ago