Categories: Nasional

Siti KDI Akui Tak Bisa Bahasa Turki, Meskipun Sudah 10 Tahun Ikut Suami

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Pedangdut Siti Rahmawati atau akrab disapa Siti KDI saat ini diketahui tinggal bersama suaminya, Cem Junet Perk, di Turki usai melangsungkan pernikahan pada 2011 silam. Kendati sudah sekitar 10 tahun tinggal di negara sang suami, Siti mengakui tak bisa bahasa Turki.

Siti KDI mengungkapkan, dirinya tidak tertantang untuk belajar bahasa Turki karena orang-orang di sekelilingnya bisa menggunakan bahasa Inggris. Termasuk suami, keluarga dan teman-temannya.

“Nggak pernah (belajar bahasa Turki). Bahasa bukan masalah ya karena kita kan sama-sama bisa bahasa Inggris. Akhirnya anak yang bisa,” tutur Siti KDI kepada JawaPos.com.

Saudari kandung Cici Paramida itu mengatakan, untuk percakapan sehari-hari ia masih mengerti jika ada orang yang bicara menggunakan bahasa Turki. Namun Siti KDI tidak bisa menjawab dengan menggunakan bahasa yang sama.

Menariknya, buah hatinya Elif Kayla Perk bisa berbahasa Turki sekaligus bahasa Indonesia lantaran diajari sejak kecil. Jika Elif bicara dengan ayah atau neneknya di Turki menggunakan bahasa Turki. Namun apabila anak berusia 7 tahun itu bicara dengan Siti KDI, dipastikan selalu menggunkan bahasa Indonesia.

“Anak lancar banget bahasa Indonesianya karena dari kecil Siti menggunakan bahasa Indonesia kalau aku ngomong sama anak. Tapi kalau sama bapaknya, sama neneknya di Turki dia menggunakan bahasa Turki,” ucapnya.

Lebih lanjut Siti KDI mengatakan, jika ayahnya bicara ke Elif, Siti KDI terkadang meminta anaknya untuk menerjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Hal itu untuk melatih kemampuan Elif belajar menggunakan bahasa Indonesia dan Turki sekaligus.

“Kadang Siti nanya, bapak ngomong apa? Walaupun Siti ngerti tapi nggak bisa menjawabnya. Ini ibu, bapak ngomong gini, gini,” ucap Siti KDI menirukan ucapan Elif.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

2 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

2 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

3 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

3 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

3 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

3 hari ago