israel-kembangkan-teknologi-laser-untuk-deteksi-corona-dari-jauh
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Tim peneliti Israel mengembangkan metode untuk mendiagnosis corona (Covid-19) dari jarak jauh menggunakan sinar laser. Hal itu seperti dilaporkan oleh Universitas Bar Ilan di Israel tengah pada Ahad (12/4) waktu setempat.
Alat tersebut mampu melakukan penginderaan dari jarak jauh. Bahkan dari jarak puluhan meter, serta mendeteksi perubahan gerakan dalam jaringan yang terdampak oleh penyakit tersebut.
Alat ini dapat mengidentifikasi berbagai gejala, seperti suara paru-paru yang kasar (rhonchus), demam, dan penurunan saturasi oksigen di dalam darah.
"Dari jarak jauh, alat kami dapat melakukan pengindraan terhadap gerakan berskala nano dalam jaringan di samping pembuluh darah, serta mendeteksi perubahan gerakan yang dihasilkan dari parameter-parameter tersebut," kata para peneliti seperti dilansir Antara dari Xinhua.
Menurut tim itu, kapabilitas metode baru untuk melakukan diagnosis dari jarak jauh ini dapat menurunkan risiko infeksi para staf medis.
Dalam penelitian lain di Universitas Bar Ilan, para peneliti berupaya mengembangkan antibodi yang dapat disuntikkan sebagai vaksin pasif virus corona.
Pembuatan antibodi baru ini dilakukan dengan cara memetakan antibodi para pasien coronavirus yang telah sembuh.
Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi
Kebakaran di Marpoyan Damai Pekanbaru menghanguskan rumah bulat, dua kontrakan, dan sepeda motor. Delapan unit…
Desa Bokor di Kepulauan Meranti berhasil menjaga 13 spesies mangrove dan mengembangkan ekowisata berkelanjutan berbasis…
Sebanyak 117 kendaraan ditindak dalam razia gabungan di Jalan Sudirman Pekanbaru, termasuk truk ODOL dan…
Universitas Hang Tuah Pekanbaru menyembelih empat sapi kurban pada Iduladha 1447 H dan membagikannya kepada…
Jalan Pesisir di Rumbai yang puluhan tahun rusak segera diperbaiki. Anggaran pembangunan mencapai Rp11,8 miliar.
Arus penyeberangan Roro Bengkalis meningkat jelang Iduladha. Pengendara motor bahkan harus antre hingga empat jam.