Categories: Nasional

Nyanyi Lagu Religi Pakai Celana Dalam, YouTuber Diperiksa Polisi

MEDAN (RIAUPOS.CO) – Demi untuk mendapatkan sensasi dari konten Youtube, seorang YouTubers di Kota Medan, Rahmat Hidayat alias Aleh diperiksa oleh pihak kepolisian. Pasalnya, Rahmat Hidayat alias Aleh yang merupakan warga Medan Marelan, diduga melakukan penistaan agama Islam saat membuat konten di channelnya. Video tersebut pun memancing keresahan warga, khususnya umat Islam.

Rahmat diamankan polisi setelah dia membuat konten dengan Lagu Aisyah Istri Rasulullah. Saat lagu itu dinyanyikan, dia tampil mengenakan celana dalam.

Informasi yang dihimpun pada Ahad (12/4), Aleh diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan setelah membuat konten video yang dinilai tidak sopan dan melecehkan agama.

Dalam rekaman video yang telah diupload tersebut, terlihat Aleh menggunakan pakaian dalam dan kemeja. Dalam videonya, Aleh bersama temannya tengah mengcover lagu yang bernuansa religi tersebut. Aleh bersama 4 pemuda lainnya bernyanyi lagu Aisyah Istri Rasululllah diiringi gitar.

Dalam video tersebut, awalnya biasa saja dan Aleh yang mengenakan kemeja hitam lengan panjang bermotif garis putih vertikal hanya diam.

Tak lama berselang, dia memegang rambut dan menariknya ke belakang dan berlagak seperti kemasukan, lalu berdiri, sementara 4 temannya berupaya menenangkannya. Saat dia berdiri, ternyata hanya mengenakan celana dalam berwarna putih.

Video itu memancing kemarahan umat Islam. Puluhan orang dari Ormas Islam mendatangi kediaman Rahmat di Jalan Ileng, Kelurahan Regas Pulau, Medan Marelan.

Laporan dugaan penistaan agama juga dilayangkan Ormas Islam ke Polres Pelabuhan Belawan. Rahmat dan teman-temannya kemudian diamankan.

Ini bukan kali pertama Rahmat membuat ulah.

Sebelumnya, dia juga diperoses karena membuat materi stand up comedy yang menghina warga Belawan, Medan. Warga sempat melaporkannya ke Polres Belawan. Rahmat alias Aleh lalu meminta maaf secara terbuka.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Jericho Lavian Chandra mengatakan, bahwa kasus dugaan penistaan terhadap agama itu masih didalami. ”Masih kami dalami dan dilakukan pemeriksaan,” katanya. 

Lanjut Kasat Reskrim, menurutnya, status Rahmat dan teman-temannya belum tersangka. “Kita masih mendalami laporan penistaan agama itu,” ucapnya.

Jericho menjelaskan, bahwa kasus dugaan penistaan agama tetap jalan meskipun Rahmat alias Aleh meminta maaf.

Kasus penghinaannya terhadap warga Belawan juga masih diproses. “Minta maaf hak dari pelaku, karena kasus yang kemarin (kasus penghinaan warga Belawan) juga belum berakhir untuk proses hukumnya,” pungkasnya.

 

Sumber: Sumutpos.co

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Direksi Pertamina Drilling Tinjau Operasi Rig di Rokan, Perkuat Budaya Safety

Direksi Pertamina Drilling meninjau Rig PDSI#54.2 di wilayah kerja PHR Rokan untuk memastikan operasional berjalan…

4 jam ago

Agung Toyota Riau Luncurkan New Veloz Hybrid EV di Mal SKA, SPK Berhadiah Motor Listrik

Agung Toyota Riau meluncurkan Toyota New Veloz Hybrid EV di Mal SKA Pekanbaru. Pengunjung bisa…

5 jam ago

Kebakaran Dini Hari di Marpoyan Damai, 12 Kios dan Dua Mobil Hangus

Kebakaran hebat melanda 12 kios semipermanen di Jalan Merak Pekanbaru. Dua mobil minibus ikut terbakar,…

5 jam ago

Majelis Hakim Sudah Ditunjuk, Sidang Abdul Wahid Dimulai 26 Maret

PN Pekanbaru menetapkan sidang perdana kasus korupsi Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid pada 26 Maret.…

5 jam ago

Cuaca Panas Terik, Rumput Median Jalan di Pekanbaru Menguning

Cuaca panas hingga 34°C membuat tanaman penghijauan di median Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai mengering.…

5 jam ago

Bupati Siak Apresiasi Dukungan Pemprov Riau, Plt Gubri Soroti Perjuangan Afni

Plt Gubri Riau memuji perjuangan Bupati Siak Afni Zulkifli dalam memperjuangkan fiskal daerah. Pemprov Riau…

6 jam ago