Categories: Nasional

Pansus Penyelesaian Sengketa Lahan Terima 33 Laporan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pansus Penyelesaian Konflik Lahan Perusahaan dan Masyarakat DPRD Riau langsung bergerak cepat pascadibentuk beberapa waktu lalu. Usai melakukan pemantapan internal, sampai saat ini sudah ada 33 surat laporan masuk kepada pansus. Jika tidak ada aral melintang, pada Senin (15/11) pekan depan, pansus melakukan penelelaahan terhadap semua laporan.

Hal itu diungkapkan Ketua Pansus Penyelesaian Konflik Lahan Perusahaan dan Masyarakat DPRD Riau Marwan Yohanis kepada Riau Pos, Kamis (11/11). Dikatakan dia, jumlah 33 laporan yang masuk berasal dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Riau. Antara lain Kabupaten Kampar, Kuantan Singingi (Kuansing), Siak, Bengkalis, dan Pelalawan.

"Ada 33 surat masuk sampai beberapa hari kemarin. Dari 33 ini kami sepakati Senin (15/11) ditelaah semua surat masuk. Kami analisa satu per satu apa konfliknya, apa penyebabnya serta apa dampaknya. Seperti itu," ungkap Marwan.

Selain itu, dalam penelaahan berkas laporan yang masuk, pansus dikatakan Marwan juga akan menelusuri bagaimana penyelesaian dari aduan yang masuk. Kemudian dilakukan penyusunan skala prioritas, laporan mana terlebih dahulu yang akan dituntaskan bersama. Hal itu bisa dilihat dari luasan sengketa lahan serta seberapa luas dampak yang ditimbulkan akibat sengketa yang dilaporkan.

"Menelaah konflik. Dari telaahan itu nanti kami tetapkan mana yang akan kami tindaklanjuti, kemudian dipanggil para pelapor. Dalam panggilan nanti akan dilakukan klarifikasi. Setelah dirasa clear, nanti baru kami akan kembali panggil pihak-pihak terkait," paparnya.

Ia menambahkan, ke depan tugas pansus akan cukup berat. Karena dalam menyelesaikan konflik sangat tidak mudah. Apalagi, konflik yang sudah terjadi bertahun-tahun. Maka dari itu, pihaknya meminta dukungan masyarakat agar pansus dapat bekerja maksimal dengan tujuan agar kepentingan serta hak-hak masyarakat bisa terpenuhi dari putusan maupun rekomendasi yang dihasilkan pansus.

"Ke depan memang akan sangat berat. Maka kami minta dukungan masyarakat agar pansus dapat bekerja maksimal dengan hasil yang maksimal pula. Yakni demi tegaknya keadilan dan pemenuhan hak-hak masyarakat," ujarnya. 

Diketahui sebelumnya, DPRD Riau resmi membentuk pansus konflik lahan antara masyarakat dan perusahaan. Pembentukan pansus yang diadakan dalam rapat paripurna tersebut, dihadiri Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar serta unsur pimpinan dan anggota DPRD Riau. 

Usai diumumkan pembentukan pansus, pimpinan sidang saat itu langsung membacakan nama-nama struktur dari pansus. Adapun yang dipercaya sebagai Ketua Pansus adalah Marwan Yohanis. Sedangkan Wakil Ketua Pansus Robin P Hutagalung, beserta anggota pansus, yaitu Amyurlis, Yanti Komalasari, Iwandi, Tumpal Hutabarat, Manahara Napitupulu, Suhaidi, Ardiansyah, Abdul Kasim, Sulaima, Mardianto Manan, Abu Khoiri, Sardiyono dan Ali Rahmat Harahap.

Gubri usai rapat menyebut jika konflik lahan Riau menjadi yang terbanyak di Indonesia. Menurut Syamsuar, hal ini juga menjadi perhatian dari pemerintah pusat, khususnya Komisi II DPR RI. Sebab, dari pertemuan pihaknya bersama perwakilan Komisi II DPR RI, diketahui jumlah konflik lahan secara nasional terbanyak ada di Riau.

"Informasi selesai bertemu Komisi II DPR RI kemarin, itu konflik lahannya terbanyak di Riau," ujar Syamsuar.(adv/nda)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Kasus Suap Jabatan Kuansing Naik ke Penuntutan, Dua Tersangka Segera Disidang

KPK menyerahkan Zulkarnain dan Ardiles ke jaksa dalam kasus suap jabatan Kuansing. Penyidikan masih dikembangkan…

2 hari ago

Dihadiri 5.133 Mahasiswa Baru, PBAK UIN Suska Riau Tekankan Kepemimpinan Muda

Sebanyak 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau mengikuti PBAK 2026 dengan pembekalan kepemimpinan, karakter, integritas…

2 hari ago

Bakar Ranting Pakai Mancis, Warga Kampar Jadi Tersangka Karhutla 15 Hektare

Polsek Tambang menetapkan NU sebagai tersangka karhutla 15 hektare di Rimbo Panjang setelah penyidik menemukan…

2 hari ago

Pengendara Wajib Tahu! Akses Masuk Tol Pekanbaru-Dumai Resmi Berubah

Akses masuk Tol Pekanbaru-Dumai dialihkan ke Pintu Tol Bypass Pekanbaru mulai 28 Agustus 2026 karena…

2 hari ago

Bukan Sekadar Lomba, Pacu Sampan 17 Agustus di Sungai Apit Punya Cerita Sendiri

Pacu sampan Sungai Apit menjadi tradisi kemerdekaan yang menyatukan warga, menggerakkan UMKM, dan terus dijaga…

3 hari ago

Pemerintah Buka Peluang PPPK Guru Jadi ASN, Rohil Masih Tunggu Regulasi

Peluang PPPK guru menjadi ASN mendapat respons BKPSDM Rohil. Pemkab masih menunggu regulasi resmi sebelum…

3 hari ago