Categories: Nasional

Makin Membaik, Wiranto Minta Ikut Rapat

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Kondisi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pasca menjadi korban penikaman terus membaik. Operasi yang dilaksanakan oleh tim dokter Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, berjalan lancar.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah menjenguk Wiranto kemarin siang (11/10). Jokowi menyebut Wiranto sudah bisa berbicara.

Dalam pembicaraan dengan presiden, mantan panglima ABRI (Pangab) itu bahkan sempat berseloroh ingin ikut rapat.

”Tadi bisa berkomunikasi, sudah berbicara dengan saya, ’Pak, saya ingin segera pulang, ikut ratas lagi,’” ujar Jokowi, menirukan ucapan Wiranto. Mantan wali kota Solo itu optimistis Wiranto segera pulih.

Kondisi Wiranto yang membaik juga disampaikan oleh sejumlah tokoh dan pejabat yang menjenguk kemarin. Antara lain, politikus Partai Berkarya Tedjo Edhy Purdijatno, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Sidarto Danusubroto, dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Seusai menjenguk, Tedjo menuturkan bahwa kondisi Wiranto berangsur membaik. Mereka bahkan sempat berbincang. Kendati begitu, Wiranto masih butuh waktu untuk pemulihan. ”Saya tanya dokter, kondisinya normal,” ujar mantan Menko Polhukam tersebut. Tedjo pun sempat mendapat penjelasan soal luka Wiranto. Dari paparan dokter, ada dua bekas luka di perut panglima ABRI periode 1998–1999 itu. ”Ini dari dokter, ya. Dan sudah dikeluarkan pendarahan di dalamnya. Tinggal menunggu pulih kembali,” ungkap Tedjo.

Dari info internal yang diperoleh Jawa Pos, pendarahan yang dialami Wiranto memang cukup parah. Darah yang keluar sebanyak 3,5 liter. Padahal, tubuh normal memerlukan 5 liter darah.

Prabowo mengemukakan hal yang sama soal kondisi terkini Menko Polhukam. ”Alhamdulillah, kondisi stabil. Mudah-mudahan cepat membaik. Kita doakan semuanya,” tuturnya setelah menjenguk Wiranto tadi malam.

Meski tak bisa ngobrol langsung dengan Wiranto, dia bertemu dengan istri Wiranto, Rugaiya Usman, dan sembilan dokter senior di ruang ICU, tempat Wiranto dirawat. Berdasar penjelasan tim dokter, penusukan itu mengakibatkan usus Wiranto terluka. Karena itu, usus harus dipotong, lalu disambung kembali melalui tindakan operasi.
”Iya (ususnya terluka, Red). Itu penjelasan yang saya terima dari para dokter,” jelas Prabowo. Dia menampik isu rekayasa dalam insiden penusukan tersebut. ”Saya tidak melihat itu,” tegasnya.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Tabebuya Bermekaran, Wajah Kota Pekanbaru Berubah Jadi Lebih Indah

Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…

3 hari ago

Kalam Kudus Menang di Dua Laga, Putra-Putri Melaju ke Final HSBL Selatpanjang

Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…

3 hari ago

Mengarak Tabak hingga Makan Beradat, Tradisi Melayu Batang Peranap Kembali Digelar

Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…

4 hari ago

Harga Dexlite Melonjak, Antrean Biosolar di Pelalawan Mengular

Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…

4 hari ago

Akses Pelabuhan Tanjung Harapan Dibangun Ulang, Ini Panjang dan Ketebalan Jalannya

Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…

4 hari ago

Lahan 221 Hektare Jadi Sorotan, Mitra Agrinas dan Ninik Mamak Koto Garo Saling Lapor

Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…

4 hari ago