Categories: Nasional

Pemicu Nyeri Tulang Belakang dan Cara Pengobatannya

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Duduk terlalu lama terkadang bisa membuat kita merasa sakit punggung atau nyeri pinggang hingga nyeri tulang belakang. Ruas tulang belakang yang tersusun dari leher hingga bokong, berfungsi untuk menjaga postur tubuh tetap tegak dan menopang bobot tubuh baik saat bekerja maupun beristirahat.

Dokter Spesialis Bedah Saraf dr. Mustaqim Prasetya, SpBS dari Klinik Utama DR Indrajana mengatakan, ruas tulang belakang area lumbal (pinggang) dan servikal (leher) sangat rentan cedera atau mengalami masalah karena area ini berfungsi menahan beban dan terlibat dalam beragam gerakan seperti menekuk, memuntir. Menurutnya nyeri tulang belakang penyebabnya cukup banyak.

“Antara lain ketegangan otot atau keseleo hingga ada masalah pada ruas tulang belakang yang salah satunya adalah penyakit degeneratif tulang belakang,” katanya dalal konferensi pers baru-baru ini di Jakarta.

Ia menjelaskan beberapa penyakit degeneratif yang bisa terjadi di ruas tulang belakang adalah penyempitan rongga tulang belakang (stenosis spinal), hernia nukleus pulposus, osteoartritis, dan sendi facet yang menebal. Semua proses degeneratif pada tulang belakang itu dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan yang juga disertai kebas, kesemutan hingga sulit menggerakkan kaki atau tangan. Sehingga selain keseleo, ada tiga penyebab nyeri tulang belakang lainnya adalah:

1. Salah Posisi Tertentu Saat Beraktivitas

2. Cedera kecelakaan atau olahraga yang berlebihan

3. Obesitas atau kelebihan berat badan.

Ia menjelaskan, untuk memastikan penyebab dan penanganannya, dokter perlu mengevaluasi dengan melakukan pemeriksaan fisik yang komprehensif dan pemeriksaan penunjang seperti rontgen, MRI, dan CT Scan.

Dokter Spesialis Bedah Dr. Danu Rolian, SpBS memaparkan beberapa cara untuk mengobati nyeri tulang belakang. Sebelumnya masyarakat mengenal pemeriksaan endoskopi PELD. Kini teknologi semakin berkembang dengan Biportal Endoscopic Spinal Surgery atau BESS.

“Teknologi semakin berkembang mengatasi keluhan pada tulang belakang,” kata dr. Danu.

Pasien diobati dengan bedah invasif minimal, bukan bedah terbuka. Hal ini menguntungkan dokter dan pasien. “Manfaat pada pasien, proses pemulihannya lebih cepat, dan masalah nyeri pada tulang belakang cepat teratasi, derajat nyeri terus menurun,” paparnya.

Hal ini bisa membuat dokter melakukan beberapa langkah penyembuhan pada pasien. Di antaranya, dekompresi (mengurangi atau melepaskan tekanan yang berlebihan, terutama pada kondisi saraf kejepit), mengatasi taji tulang (bone spur) dan penebalan sendi facet, memasang implan pada ruas tulang belakang, dapat meredam perdarahan bila terjadi, mengatasi penebalan jaringan yang kemungkinan menjepit saraf.

“Dibandingkan dengan teknologi endoskopi PELD sebelumnya, kini semakin lebih efektif dan unggul untuk mengatasi saraf terjepit karena jangkauannya lebih luas sehingga bisa memperbaiki kondisi ruas tulang belakang,” ungkap Danu.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

11 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

11 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

11 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago