PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pascaterbakarnya bangunan pusat server STO Telkom Pekanbaru, berdampak pada jaringan Telkom Grup di sebagian wilayah Sumatera. Bukan itu saja, gangguan jaringan ini juga berpengaruh bagi masyarakat yang ingin bertransaksi top up di ritel modern.
Berdasarkan pantauan Riaupos.co di lapangan, salah satu dampak dari kebakaran tersebut sejak Selasa (11/8/2020) sore, ritel modern yang ada di Pekanbaru tidak bisa melakukan Top up. Dimana biasa dilakukan masyarakat untuk kepentingan pengisian ulang token listrik, pulsa dan pembayaran angsuran kredit serta masih banyak lagi.
“Sampai kapan mau kayak gini, jaringan telfon sudah bisa tapi hilang timbul, ini mau beli token listrik, tapi kata kasirnya tidak bisa karena gangguan jaringan," jelas seorang warga Rumbai, Febry Caesar.
Keluhan Febry juga dirasakan warga lainnya. Dimana ketika ditemui di salah satu ritel modern, Ia keluar dengan wajah cemberut. Karena dirinya tidak bisa membayar angsuran via salah satu ritel yang rutin dilakukannya.
Salah seorang petugas jaga di salah satu ritel modern di Pekanbaru yang ditemui membenarkan layanan top up yang terganggu ini.
“Sejak sore kemarin (Selasa,red) memang sudah tidak bisa melakukan pembayaran online, seluruh layanan yang menggunakan jaringan sampai sekarang tidak bisa bertransaksi,” aku seorang pegawai ritel modern Reynaldi Yusuf yang ditemui Riaupos.co.
Laporan: Bayu Saputra (Pekanbaru)
Editor: Eka G Putra
Wako Pekanbaru perkuat peran RT/RW, utang Rp470 miliar lunas dan pembangunan tetap berjalan jelang setahun…
BNNK Kuansing gelar razia jelang Ramadan 1447 H di Telukkuantan. Tujuh orang dinyatakan positif narkoba…
Kemarau panjang sebabkan krisis air bersih di Bengkalis. Usaha galon dan laundry tutup, Perumda siapkan…
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.