sate-keong
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – SUATU waktu, Ocu dan teman-temannya jalan ke Pulau Jawa. Di sana, Ocu sibuk mencari tempat makan sate. Maklumlah, Ocu suka sekali sate.
Saat berjalan, Ocu melihat salah satu tempat makan sate. Ia pun mengajak temannya untuk mampir ke tempat penjual sate itu.
Ocu langsung memesan. Begitu hidangan ada di depan mata, Ocu pun langsung makan dengan lahap.
"Wah.. daging satenya enak banget,” kata Ocu.
"Kok kamu nggak mau makan sate?’’ tanya Ocu ke temannya.
"Nggak lah..,” jawab sang teman dengan nada malas.
Ocu selesai melahap satenya. Tak sengaja matanya melihat seseorang datang ke penjual sate. Pria itu membawa banyak keong dan memberikannya kepada si penjual sate.
Penasaran, Ocu pun bertanya,’’Untuk apa keong sebanyak itu, Pak?’’
Dengan santainya si penjual sate menjawab,’’Buat dijual, dijadiin sate’’.
Mendengar jawaban itu, Ocu terkejut bukan main.
"Alamakkk…..!!! Ternyata yang saya makan tadi sate keong, bukannya ayam atau sapi?,” tanya Ocu langsung merasa mual.(dof)
Mitsubishi New Pajero Sport hadir dengan sasis ladder frame, mesin diesel bertenaga, dan teknologi keselamatan…
Rute penerbangan Pekanbaru–Sibolga resmi dibuka oleh Wings Air, memperkuat konektivitas Riau–Sumut dan mendukung mobilitas serta…
Empat trayek bus perintis DAMRI kini menjangkau 12 kecamatan di Kabupaten Siak dan membantu membuka…
Polsek Tapung membongkar kasus pencurian komponen switchboard milik PHR dengan kerugian Rp619 juta dan mengamankan…
Sebanyak 700,5 hektare kebun sawit milik masyarakat Kuansing diusulkan untuk diremajakan melalui Program Peremajaan Sawit…
Unilak menggelar lomba baris-berbaris dan sepak bola SMA/SMK terbesar di Riau yang mendapat apresiasi Pangdam…