garam-kukira-gula
(RIAUPOS.CO) – KEJADIAN lucu hingga dikomplain pelanggan pernah dialami oleh Suryati, belum lama ini, Suryati yang sehari-hari berprofesi sebagai pegawai kantin di Jalan Harapan Raya ini mengisahkan tanpa disengaja pernah memasukkan garam ke dalam secangkir kopi. Suryati mengira kalau yang dituangkannya ke kopi itu adalah gula, padahal garam. Dirinya baru sadar setelah pembeli komplain.
Diceritakannya, awalnya ada seseorang (pembeli) datang lalu memesan segelas kopi dikantin nya. Kemudian setelah dicicip kopi itu terasa asin.
“Alamak… Asin,” teriak pembeli itu.
Mengetahui kalau kopi tersebut asin, Suryati pun bergegas menyamparinya dan meminta maaf kepada seseorang tersebut. Kemudian ia menjelaskan kalau kopi yang disajikan tersebut bukannya dikasi gula, tetapi tanpa sengaja dikasi garam.
“Maaf saya salah memasukkan gula. Yang saya masukkan tadi adalah garam,” ucap Suryati.
Usut punya usut ternyata Suryati tidak konsentrasi karena pada saat membuat kopi sedang bermain game online.
Mengetahui kejadian itu, orang yang berada di dalam kantin tertawa terpingkal-pingkal. “Garam kok dibilang gula,” ucap seseorang yang berada di sekitar.(dof)
Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…
Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…
BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…
Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…
PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…
Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…