Categories: Nasional

Diperiksa KPK, Advokat PDIP Bicara soal Uang Rp400 Juta

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa praktisi hukum Donny Tri Istiqomah dalam rangka penyidikan kasus suap bagi mantan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan, Rabu (12/2).

Donny yang pernah menjadi kuasa hukum PDI Perjuangan saat menggugat Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2019 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara ke Mahkamah Agung (MA), menjalani pemeriksaan sebagai saksi bagi Wahyu.

Usai menjalani pemeriksaan, Donny kepada awak media mengaku pernah dititipi uang Rp 400 juta. Menurutnya, uang itu dari staf DPP PDIP Kusnadi, untuk diteruskan kepada Saeful, seorang swasta yang telah menjadi tersangka dalam kasus itu.

"Mas Kusnadi titip uang untuk Pak Saeful ke saya. Kan sudah terkonfirmasi juga bahwa uang yang dari Mas Kusnadi yang dititipkan ke saya untuk Pak Saeful itu dari Pak Harun (eks caleg PDIP Harun Masiku, red)," ujar Donny.

Karena itu Donny menepis anggapan yang menyebut sumber uang dari Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. “Tidak mungkinlah sekjen di-gembol-gembol (di kantung saku) bawa uang kan?" ujar Donny.

Sementara Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penyidik mencecar Donny tentang gugatan PDIP atas Peraturan KPU ke MA. Sebab, hasil putusan MA menjadi dasar bagi PDIP dalam mengusulkan pergantian antarwaktu (PAW) legislatornya ke KPU.

"Jadi, mengenai tugas administrasi terkait dengan bagian dari pergantian antarwaktu, syarat-syaratnya dan kemudian ada pengajuan analisa yuridis dari fatwa MA terkait dengan ini," ucap Ali.

Sebelumnya KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus itu, yakni Wahyu Setiawan, mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Agustiani Tio Fridelina (ATF), Saeful dan HArun Masiku. Wahyu dan Agustiano menjadi tersangka penerima suap, sedangkan Saeful dan Harun disangka menjadi pemberi rasuah.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

10 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

10 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

10 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

10 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

10 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

12 jam ago