Categories: Nasional

Mahasiswa Aceh Dipulangkan 16 Februari

BANDA ACEH (RIAUPOS.CO) — Posko layanan informasi masyarakat Aceh di Kota Wuhan, Cina dipindahkan dari Dinas Sosial Aceh ke Dinas Kesehatan Aceh. Pemindahan itu efektif dimulai mulai hari ini, Rabu (12/2).

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Aceh, Alhudri, saat menggelar konferensi pers dan makan bersama dalam rangka pemindahan posko informasi masyarakat Aceh di Wuhan di Dinas Sosial Aceh, Selasa, (11/2).

Sebelumnya, sejak Ahad (26/1) lalu Pemerintah Aceh membuka posko komunikasi guna mempermudah pemantauan informasi mahasiswa Aceh yang terisolir virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Alhudri mengatakan, total mahasiswa Aceh yang berada di Cina berjumlah 65 orang. Sebanyak 13 orang yang dipulangkan dari Kota Wuhan kini sedang diobservasi di Pulau Natuna, sementara di Kota Changcun, masih terdapat 2 orang lagi mahasiswa Aceh. Sisanya, ada yang sudah pulang secara mandiri ada juga yang dipulangkan oleh pemerintah Aceh.

"Yang dua orang di Changcung itu, besok satu di antaranya akan berangkat pulang ke Aceh, sementara satu lagi memilih tetap menetap di sana," kata Alhudri.

Alhudri mengaku, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan mahasiswa Aceh yang kini sedang diobservasi di Natuna. Ia mengatakan, mereka dalam keadaan yang sehat.

"Informasinya, mahasiswa Aceh yang sedang diobservasi itu akan dipulangkan pada tanggal 16 Februari 2020 mendatang. Mereka terlebih dahulu dibawa ke Jakarta, lalu di sana akan ada proses penyerahan dari Kementerian Luar Negeri RI kepada pemerintah Aceh," ungkap Alhudri.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif menyampaikan rasa syukurnya, itu dikarenakan tidak ada satupun warga Aceh yang terkena kasus corona. Namun  Hanif, mengingatkan, agar tidak perlu resah, tapi harus selalu waspada.

"Virus corona belum berhenti setiap hari. Kasusnya bertambah lebih kurang 3.000 setiap hari di Cina disamping ada 26 negara lain, ini sangat progresif. Kita sebagai orang Aceh yang  harus kita lakukan ialah mencegah agar virus itu tidak masuk ke Indonesia," ujarnya.(mag82/min/jpg)

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

19 jam ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

19 jam ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

20 jam ago

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

2 hari ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

2 hari ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

2 hari ago