Categories: Nasional

Program “Sisihkan Segenggam Beras” Masjid Al-Muhajirin Tarai

Pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga sisi ekonomi masyarakat. Tidak sedikit yang menganggur karena perusahaan mem-PHK karyawannya. Selain itu bagi pedagang, dagangannya mereka pun kurang laku. Kondisi ini menyebabkan ekonomi masyarakat pun lesu.

Laporan: JARIR AMRUN, Tarai  

Untuk membantu masalah ini, Pengurus Masjid Al-Muhajirin membuat program "Sisihkan Segenggam Beras" untuk duafa. Bagi jamaah masjid dianjurkan menyisihkan segenggam beras saat akan menanak nasi, lalu setelah terkumpul, di akhir bulan, ada petugas yang mengumpulkan setiap RT, lalu dikumpulkan di masjid dan dibagikan.

"Alhamdulillah telah disalurkan program "sisihkan segenggam beras" terkumpul sebanyak 126 kg dari warga perumahan sekitar Masjid Al-Muhajirin. Selain uang  Rp800 ribu yang dibelikan minyak goreng disalurkan ke warga," ujar Ketua Majelis Taklim Masjid Al-Muhajirin Tarai Bangun Ustazah Yusmarni Asra, Senin (11/1).

Beras dan minyak makan disalurkan kepada 63 duafa yang bermukim sekitar masjid dan juga diserahkan beras untuk makan tiga orang gharim masjid. Penyerahan beras dan minyak goreng saat jamaah menghadiri ceramah majelis taklim kaum ibu di Masjid Al-Muhajirin.

"Alhamdulillah beras sudah disalurkan. Terima kasih para donatur dan seluruh warga yang telah menyisihkan berasnya untuk sesama keluarga kita di perumahan ini. Semoga bermanfaat dan memberi berkah kepada lingkungan perumahan ini," ujar Asnimar didampingi ibu-ibu majelis taklim dari masing-masing RT.

Program ini diinisiasi oleh kaum ibu dari masing-masing perwiritan RT dan juga didukung RT dan RW. "Kita mendukung program langsung yang dirasakan oleh warga miskin seperti program Menyisihkan Segenggam Beras untuk orang miskin ini," ujar Ketua RW 03 Dusun IV, Baharuddin.

"Bantuan beras dan minyak makan ini sangat berarti bagi kaum duafa. Artinya peran masjid bukan hanya untuk ibadah, tetapi juga memperhatikan nasib duafa yang mungkin saja saat itu mereka tidak punya beras untuk dimasak," ujar Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Dr Hasanuddin MSi.

Ketua Bidang Pembangunan Masjid Al-Muhajirin Yudi Okdesta yang menggerakan kaum ibu di RT04 bersyukur karena warga miskin sekitar masjid sudah terbantu. "Kita tidak ingin bangunan masjid megah, tetapi ada umat Islam yang miskin tidak makan. Program ini sangat tepat," ujarnya.

Ke depan akan dirancang program bedah kamar mandi atau bedah kamar bagi warga miskin atau orang tua yang uzur, warga miskin yang sakit. Akan dibentuk tim relawan masjid yang begerak membantu warga miskin. Semoga secara bertahap ragam kegiatan masjid bisa terwujud.

Ketua Masjid Al-Muhajirin Dr Jarir MAg mengingatkan kepada warga agar tetap mematuhi 3M, yakni mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan memakai masker.***

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

2 hari ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

2 hari ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

2 hari ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

2 hari ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

2 hari ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

2 hari ago