LAKUKAN PEMERIKSAAN: Petugas puskesmas memeriksa dan melakukan tes HIV dan AIDS kepada personel Satpol PP Kota Dumai di Kantor Satpol PP Kota Dumai, Jalan HR Soebrantas, Selasa (10/12/2019). (hasanal bulkiah/riau pos)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Seluruh pegawai dan honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai mengikuti pemeriksaan darah, Selasa (10/12) siang. Totalnya ada sekitar 51 personel yang diperiksa
Pemeriksaan itu bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan Aids, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Bumi Ayu dan Jaya Mukti.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyebaran virus HIV, khususnya di lingkungan Satpol PP Dumai. Kegiatan ini nantinya akan diikuti setiap OPD lainnya," ucap Kasatpol PP Dumai Bambang Wardhoyo melalui Kasi Kerja Sama Ria Hermawati, Selasa (10/12) .
Ia mengatakan sebelum pelaksanaan kegiatan pihaknya juga melaksanakan pemberitahuan dan sosialisasi kepada seluruh personel Satpol PP Kota Dumai. "Pemeriksaan ini wajib diikuti seluruh personel, baik pegawai maupun honorer," tuturnya.
Namun ia mengatakan belum semua yang ikut pemeriksaan, masih ada 40 lagi pegawai dan honorer yang bakal diperiksa. "Ada yang cuti, dinas keluar kota maupun izin dikarenakan sesuatu hal. Namun mereka wajib mengikuti pemeriksaan yang bisa dilaksanakan di Puskesmas Bumi Ayu dan Jaya Mukti," jelasnya.
Ria menyebutkan kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui kesehatan para personel. Sehingga mereka bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. "Mudah-mudahan tidak ada petugas kita yang terjangkit virus yang berbahaya ini," tutupnya.(hsb)
BRK Syariah resmi meluncurkan layanan Rahn Gadai Emas di Bintan untuk memperluas akses pembiayaan syariah…
PLN UIP Sumbagteng menggelar sosialisasi PLN Mobile di Tapung Hilir untuk memperluas literasi digital kelistrikan…
Harga karet petani Kuansing kembali naik menjadi Rp20.125 per kilogram. Produksi meningkat seiring membaiknya harga…
Wali Kota Pekanbaru sidak Kecamatan Marpoyan Damai dan menekankan pelayanan cepat serta kenyamanan warga.
Distankan Pekanbaru telah memeriksa 3.754 hewan kurban dan memastikan belum ditemukan kasus penyakit.
Umri melantik wakil rektor baru dan menargetkan penguatan tata kelola kampus menuju standar internasional.