Categories: Nasional

Stres, Tantangan Kesehatan Mental Makin Berat Saat Pandemi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Di kala pandemi Covid-19, rupanya tantangan kesehatan mental semakin berat dihadapi oleh populasi dunia. Mulai dari dampak ekonomi hingga stres akibat terinfeksi penyakit Covid-19.

Psikiater, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RS.Jiwa.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor, RS Siloam Bogor dr. Lahargo Kembaren, SpKJ mengatakan, kesehatan mental sedunia tahun ini mengusung tema kesetaraan dalam kesehatan jiwa untuk semua (Mental Health in Unequal World). Menurutnya, pandemi Covid-19 yang melanda bumi ini memberikan dampak kesehatan jiwa yang sangat besar.

“Apakah saat ini kesehatan jiwa belum jadi milik seluruh masyarakat semuanya? Sebuah pertanyaan yang langsung berhadapan dengan fakta bagaimana stigma dan diskriminasi bagi orang dengan gangguan jiwa masih sangat kuat berakar di negeri ini,” katanya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Sebuah survei dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) menunjukkan bahwa ada 64,8 persen masyarakat Indonesia mengalami beberapa masalah seperti gangguan ansietas, depresi dan trauma psikologis adalah gangguan yang paling banyak terjadi. Hasil survei ini juga cukup serius karena 1 dari 5 orang sudah mulai berpikir tidak ada lagi harapan dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri dan mengakhiri hidup.

Riset juga menunjukkan bahwa orang dengan gangguan jiwa memiliki risiko 7 kali lipat untuk terpapar infeksi Covid-19 dan kemudian menularkannya. Risiko kematian juga meningkat 2 kali lipat pada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang terpapar infeksi Covid-19.

“Pandemi dan hari kesehatan jiwa sedunia tahun ini memiliki hubungan yang sangat kuat yang menunjukkan bahwa kita perlu memiliki pengetahuan, wawasan dan keterampilan dalam meningkatkan, menjaga dan mengatasi masalah kesehatan jiwa yang dihadapi,” jelasnya.

Stres di Saat Pandemi

Menurutnya pandemi Covid-19 adalah peristiwa traumatis yang dialami oleh setiap orang. Stres dapat terjadi pada orang yang mengalaminya dan dapat berakibat negatif pada kesehatan fisik dan jiwa.

“Stres tidak dapat dihindari, itu adalah bagian hidup manusia tetapi stres dapat dikendalikan sehingga dapat negatifnya bisa dihindari,” kata dr. Lahargo.

Menurutnya sebenarnya stres dalam jumlah yang kecil dan singkat bisa membuat performa kita menjadi lebih baik, contoh stres dalam tugas di kantor membuat kita lebih giat menyelesaikan sehingga kemampuan dan keterampilan kita menjadi meningkat, stres karena akan menghadapi ujian membuat seorang mahasiswa belajar dengan lebih sungguh dan mengatur waktu sebaik-baiknya.

“Kehidupan di tengah pandemi saat ini dengan berbagai perubahan yang cepat mendorong setiap orang untuk segera beradaptasi. Namun, tidak setiap orang memiliki kapasitas dan flexibilitas yang sama dalam menghadapi masalah dan ini yang menyebabkan terjadi stres,” tuturnya.

 

Sumber: Jawapos.com

Editor: E Sulaiman

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

12 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

12 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

12 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

12 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

13 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

1 hari ago