Categories: Nasional

Di Habitat Gajah, Seribu Pohon untuk Menjaga Nyawa Hutan Talang

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Himpunan Penggiat Alam (HIPAM) menginisiasi penanaman 1.000 pohon di kawasan Hutan Talang, Duri, Kabupaten Bengkalis, Ahad (11/10/2020). Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari habitat sedunia yang jatuh pada 6 Oktober kemarin.

HIPAM menggandeng beberapa komunitas sosial yang ada di Duri untuk menjaga nyawa hutan talang yang merupakan habitat gajah sumatera tersebut. Ketua Pelaksana, Rahmad Syaputra mengatakan penanaman pohon bersama lintas komunitas ini dimulai pada pukul 09.00 WIB.

"Kegiatannya juga diselingi dengan edukasi yang berkaitan dengan habitat, terutama habitat gajah yang ada di Duri," katanya.

Pada kesempatan itu, Solfarina dari Rimba Satwa Foundation memberikan edukasi kepada para peserta yang ikut berkontribusi menjaga kelestarian hutan talang tersebut. Dalam pemaparannya, dia membahas soal alam, lingkungan dan habitat gajah yang mesti tetap dilestarikan.

"SM Balairaja, termasuk didalamnya hutan talang merupakan salah satu habitat gajah yang tersisa dari 8 habitat gajah yang ada di Riau," kata Solfa.

Sementara, Ketua HIPAM, Rendi menjelaskan bahwa hutan talang merupakan hutan alami yang tersisa saat ini. Luasnya lebih kurang hanya sekitar 200 hektar dari 18.000 hektar semenjak SM Balairaja di tunjuk jadi SM tahun 1986 melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 173/Kpts-II/1986 tanggal 6 Juni 1986.

"Hanya hutan talang inilah harapan kita. Luas kawasan 18.000 Ha terletak di  0Ëš 24’ LU – 01Ëš 25’ LS dan 101Ëš50’ – 101Ëš55’ BT, kemudian penetapan kawasan dengan SK Menhut Nomor : 3978/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 23 Mei 2014 dengan luas 15.343,95 Ha," jelasnya.

Menurutnya karena hutan talang adalah jalur jelajah gajah kantong SM Balairaja, maka sesuai dengan arahan Kepala Resort BKSDA Riau penanaman dilaksanakan di sekitaran hutan tersebut.

Penaman 1000 pohon ini didukung oleh Badan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Indragiri Rokan dan diikuti oleh 19 komunitas, diantaranya yaitu Rimba Satwa Foundation (RSF), Ecology Club Chevron, Jelita Foundation, Serdadu Alam, Polisi Adat LAMR, BPBD Kecamatan Bathin Solapan.

Kemudian Lalang Adventure, Masif, Vespa Duri, Masyarakat Relawan Indonesia, Gerakan Antar Sedekah, XTC, RBD, Gerakan Kreatif, Duri Climbing Club, Pekat -IB, Komunitas Sakai, Sekolah Alam Duri, Generasin Solapan, Madu Sialang Uci dan Organisasi Penanam Liar.

Laporan: Panji A Syuhada (Duri)
Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sempat Dirawat Hampir Sebulan, JCH Asal Pekanbaru Wafat di Batam Sebelum Berangkat ke Tanah Suci

JCH asal Pekanbaru meninggal dunia di Batam setelah menjalani perawatan hampir sebulan sebelum keberangkatan haji.

6 jam ago

Kecelakaan Maut di Tol Permai, Dua Meninggal dan Enam Luka Berat

Kecelakaan tunggal di Tol Pekanbaru–Dumai diduga akibat microsleep. Dua orang meninggal dunia, enam luka berat.

6 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid Kembali Bergulir, Jaksa Soroti CCTV Rusak dan Tas Mewah Hasil Sitaan

Sidang Abdul Wahid kembali digelar. Jaksa KPK menyoroti CCTV rusak dan temuan barang mewah saat…

6 jam ago

Wahana FC Sudah Lolos, PSSI Riau Masih Buka Peluang Tambah Satu Wakil

PSSI Riau masih mengupayakan tambahan kuota Liga 4 nasional agar Energi Bintang Riau berpeluang menyusul…

7 jam ago

Warga Tembilahan Padati Pasar Murah, Harga Bahan Pokok Lebih Bersahabat

Gerakan Pangan Murah di Tembilahan dipadati warga yang berburu kebutuhan pokok terjangkau menjelang Hari Raya…

7 jam ago

Jembatan Merah Putih Presisi di Logas Rampung, Akses Warga Kini Lebih Mudah

Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Logas selesai dibangun dan diharapkan mempermudah mobilitas serta aktivitas…

7 jam ago